Dompu, Radardemokrasi.com – Mats Attaqwa Wawonduru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, memiliki cara tersendiri menanamkan nilai keagamaan kepada peserta didik. Setiap Jumat pagi, sekolah rutin menggelar kegiatan Imtaq sebagai ruang pembiasaan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius siswa.
Kegiatan Jumat Imtaq ini menjadi salah satu agenda sekolah yang melibatkan peserta didik dalam suasana keagamaan. Melalui rutinitas tersebut, siswa dibiasakan membaca Al-Qur’an dan mendekatkan diri pada nilai-nilai keislaman sejak berada di lingkungan pendidikan.
Program ini mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Nurmi, salah satu orang tua, mengaku senang melihat anak-anak mendapatkan kesempatan belajar membaca Al-Qur’an melalui kegiatan sekolah.
Menurut Nurmi, kebiasaan membaca Al-Qur’an memang seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan anak-anak di rumah. Namun, adanya kegiatan rutin setiap Jumat pagi dinilai membantu memperkuat kebiasaan tersebut.
“Senang melihat anak-anak bisa belajar membaca Al-Qur’an di sekolah. Kebiasaan ini tentu harus terus dilanjutkan, meskipun di rumah mereka juga perlu membiasakannya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Abidin, orang tua siswa lainnya. Ia mengaku mendukung program Jumat Imtaq dan berharap kegiatan tersebut tetap dipertahankan oleh pihak sekolah.
Baginya, pendidikan tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik. Pembentukan akhlak dan kebiasaan beribadah juga perlu mendapat perhatian agar anak-anak memiliki bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan orang tua menjadi salah satu dorongan agar kegiatan keagamaan seperti ini terus berjalan. Sebab, pembiasaan yang dilakukan di sekolah akan lebih kuat apabila mendapat dukungan dan keteladanan dari keluarga di rumah.
Antusiasme juga datang dari peserta didik. Salah satu siswa mengaku senang mengikuti kegiatan Jumat Imtaq karena bisa belajar membaca Al-Qur’an bersama teman-temannya.
Rutinitas ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan pembiasaan yang konsisten. Mats Attaqwa Wawonduru diharapkan terus menjaga kegiatan tersebut agar Jumat pagi bukan sekadar agenda mingguan, melainkan kesempatan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun akhlak generasi muda.
Kegiatan Jumat Imtaq diharapkan terus menjadi bagian dari budaya pendidikan di Mats Attaqwa Wawonduru. Dukungan orang tua dan semangat peserta didik menjadi modal penting agar kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga terbawa ke rumah dan kehidupan sehari-hari. Sebab, generasi yang kuat bukan hanya dibentuk oleh ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh keimanan dan akhlak yang baik.


Komentar