Olahraga
Beranda / Olahraga / Lomba Olahraga Tradisional Antar-OPD NTB Digelar Kamis

Lomba Olahraga Tradisional Antar-OPD NTB Digelar Kamis

Rapat Persiapan Lomba (Foto: DP)
Rapat Persiapan Lomba (Foto: DP)

Mataram, Radardemokrasi.com – Lomba Olahraga Tradisional Antar-OPD NTB Digelar Kamis, setelah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mematangkan seluruh persiapan melalui technical meeting di Aula Handayani Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Rabu, 12 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Forum ini membahas berbagai kebutuhan teknis, mulai dari kesiapan peserta hingga ketentuan pertandingan yang akan diterapkan dalam perlombaan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB turut terlibat melalui Staf Non Pelayanan Dasar, Khaerul Muslim. Kehadirannya memperlihatkan koordinasi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan tertib.

Lomba dijadwalkan berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026, di Gelanggang Pemuda dan Olahraga. Seluruh peserta diminta sudah berada di lokasi pada pukul 07.30 WITA dengan mengenakan pakaian olahraga.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan senam bersama. Setelah tubuh dipanaskan, peserta dari berbagai OPD akan berhadapan dalam sejumlah permainan olahraga tradisional yang mengandalkan ketangkasan, kelincahan, strategi, dan kerja sama tim.

Perindag NTB Jalan Santai Perkuat Soliditas Pegawai

Di balik kompetisi tersebut terselip pesan yang lebih besar. Olahraga tradisional bukan sekadar permainan untuk mencari pemenang. Ia menjadi ruang perjumpaan aparatur yang selama ini lebih banyak berhadapan dengan agenda administrasi, target program, serta rutinitas pelayanan pemerintahan.

Lomba Olahraga Tradisional Antar-OPD NTB Digelar Kamis juga diharapkan mampu mencairkan suasana kerja. Semangat kompetisi dipadukan dengan kebersamaan agar hubungan antarpegawai semakin solid tanpa meninggalkan nilai sportivitas.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan seperti ini dapat menjadi cara sederhana menjaga kebugaran aparatur sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional di tengah perubahan gaya hidup masyarakat.

Permainan rakyat yang dahulu akrab di lingkungan masyarakat kini dibawa ke ruang birokrasi. Para aparatur tidak hanya dituntut bekerja cepat dan tepat, tetapi juga menjaga kesehatan serta kemampuan berkolaborasi.

Kegiatan tersebut diharapkan berlangsung meriah sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas antar-OPD. Sebab, kekompakan birokrasi tidak selalu dibangun melalui rapat dan instruksi. Sesekali, ia perlu diuji di arena permainan, ketika setiap orang harus bergerak bersama dan menerima hasil dengan lapang.

Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga NTB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *