Mataram, Radardemokrasi.com – Tunisia Jajaki Investasi, NTB Siapkan NTB Capital
Nusa Tenggara Barat tak ingin investasi asing berhenti di meja pertemuan dan foto bersama.
Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan instrumen pendamping melalui NTB Capital untuk menyambut peluang kerja sama dengan Tunisia.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (23/9).
Pertemuan itu membicarakan sejumlah peluang kerja sama. Investasi menjadi salah satu pintu yang hendak dibuka lebih lebar.
NTB Capital disiapkan sebagai holding company daerah yang diharapkan dapat memfasilitasi perizinan sekaligus memberikan pendampingan bisnis bagi calon investor Tunisia.
Artinya, investor tidak sekadar dipersilakan datang. Pemerintah daerah ingin menyiapkan jalur agar modal yang masuk memiliki kaki untuk berjalan di daerah.
Kerja sama juga merambah pendidikan. Terdapat peluang 80 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, selain gagasan pertukaran pelajar antara Tunisia dan NTB.
Di sektor riset dan kesehatan, kedua pihak menjajaki kolaborasi penelitian kedokteran tropis serta kesehatan kemaritiman. Dua bidang yang relevan dengan karakter geografis dan kebutuhan masyarakat kepulauan.
Pariwisata pun masuk dalam pembicaraan. Sebelumnya, Dubes Tunisia melakukan kunjungan langsung ke sejumlah destinasi unggulan Lombok, antara lain Senggigi, Gili Trawangan, Gili Kendis, Gili Kondo hingga Sembalun.
Dari ruang kerja gubernur hingga destinasi wisata, penjajakan itu memperlihatkan bahwa diplomasi ekonomi mulai diarahkan pada peluang yang lebih konkret.
Pemprov NTB menyatakan kolaborasi dengan Tunisia tidak berhenti pada diplomasi seremonial. Investasi dan kemitraan luar negeri diharapkan dapat memberikan dampak bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Kini bola berada di lapangan berikutnya: bagaimana peluang yang dibicarakan di ruang gubernur dapat diterjemahkan menjadi kerja sama nyata, investasi yang berjalan, dan manfaat yang terasa di tengah masyarakat.


Komentar