Daerah
Beranda / Daerah / NTB Menyeberang, Bawa Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

NTB Menyeberang, Bawa Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Bantuan NTB (Foto: MT)
Bantuan NTB (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – NTB Menyeberang bukan sekadar perjalanan melintasi laut. Tim Solidaritas Kemanusiaan KR-BNN bergerak dari Nusa Tenggara Barat menuju Nusa Tenggara Timur untuk membantu masyarakat terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7.

Tim tersebut dilepas Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Sekda NTB, Asisten Setda, para kepala perangkat daerah, kepala biro, serta direktur rumah sakit lingkup Pemerintah Provinsi NTB di halaman BPBD NTB.

Dari sana, rombongan menempuh perjalanan darat menuju Pelabuhan Sape, Bima. Keterbatasan kapasitas kapal membuat penyeberangan dibagi menjadi dua tahap.

Rombongan pertama berangkat sekitar pukul 21.00 WITA, disusul rombongan kedua dua jam kemudian.

Malam itu, laut menjadi jalur penghubung dua provinsi. Personel medis, perlengkapan kesehatan, kebutuhan dapur umum, serta bantuan logistik dibawa menuju Labuan Bajo, sebelum tim melanjutkan perjalanan ke wilayah terdampak.

61 Pj Kades Lombok Timur Diuji Netralitas Pilkades

Selasa pagi, 18 Agustus 2026, seluruh tim NTB telah berkumpul di Markas Polres Manggarai Barat.

Pemeriksaan personel dan peralatan dilakukan sebelum koordinasi bersama Tim Pemerintah Provinsi NTT.

Hasil koordinasi menetapkan Manggarai Timur sebagai lokasi posko utama Tim NTB. Di daerah itu, tim akan mendirikan rumah sakit lapangan sekaligus dapur umum untuk melayani masyarakat terdampak dan warga yang berada di pengungsian.

Tim kesehatan menjadi kelompok pertama yang bergerak menuju lokasi. Tenaga medis disebar untuk memperkuat pelayanan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

Sebagian lainnya dipersiapkan mengisi rumah sakit lapangan di Manggarai Timur.

Remisi HUT RI di Dompu, Dandim Tekankan Sinergi Pembinaan

Di saat yang sama, tim dapur umum bergerak menuju pusat pengungsian. Tim logistik menurunkan bantuan di Posko Manggarai Barat berupa air minum, beras, mi instan, dan berbagai kebutuhan pokok sebelum meneruskan perjalanan.

Seluruh distribusi bantuan dikoordinasikan melalui Tim Tanggap Darurat Gempa NTT di bawah koordinasi BPBD NTT. Pola ini diperlukan agar bantuan tidak bertumpuk di satu lokasi, sementara wilayah lain kekurangan.

Perjalanan dari NTB menuju NTT kini bukan lagi soal jarak. Setelah menyeberangi laut, tugas sebenarnya justru dimulai: hadir, melayani, dan memastikan warga terdampak tidak merasa berjalan sendirian menghadapi bencana.

Laut memisahkan pulau, tetapi tidak harus memisahkan kepedulian. Dari NTB, bantuan bergerak membawa pesan sederhana: ketika NTT terluka, solidaritas harus lebih cepat daripada jarak.

Hening di TMP Labuhan Badas, Sumbawa Kenang Jasa Pahlawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *