LE MANS, Radardemokrasi.com – Pembalap tuan rumah Johann Zarco menciptakan kejutan besar dalam sesi latihan (Practice) MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Jumat (8/5/2026).
Di depan ribuan pendukungnya, Zarco tampil luar biasa dengan mengamankan posisi pertama (P1), sementara juara dunia delapan kali, Marc Marquez, harus menelan pil pahit karena gagal menembus sepuluh besar.
Hasil ini memastikan Zarco langsung melenggang ke babak kualifikasi kedua (Q2), sedangkan Marquez terpaksa harus berjuang dari kualifikasi pertama (Q1).
Melansir laporan resmi MotoGP.com, Sabtu (9/5/2026), Johann Zarco menunjukkan performa yang disebut media sebagai aksi “heroik”.
Menjelang menit-menit terakhir sesi, Zarco melesat dengan catatan waktu yang tidak mampu dikejar oleh para pesaing utamanya, termasuk pembalap papan atas seperti Jorge Martin atau Francesco Bagnaia.
“Zarco yang heroik merebut P1 sementara Marc Marquez menghadapi Q1 di Le Mans”, demikian bunyi tajuk utama laporan resmi tersebut.
Kemenangan di sesi latihan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi pembalap Prancis tersebut, mengingat tekanan besar tampil di rumah sendiri dan ambisinya untuk meraih podium di sirkuit legendaris Le Mans.
Berbanding terbalik dengan Zarco, Marc Marquez mengalami sesi yang sangat sulit. Meskipun sempat menunjukkan kecepatan di awal latihan, pembalap Spanyol tersebut gagal mempertajam catatan waktunya di akhir sesi akibat kendala teknis atau gangguan di lintasan.
Kegagalan ini membuat Marquez berada di luar zona aman 10 besar. Kondisi ini menuntut kerja keras ekstra bagi kru timnya untuk menemukan setelan motor yang tepat sebelum sesi Q1 dimulai esok hari.
Jika gagal menjadi dua yang tercepat di Q1, Marquez akan memulai balapan dari barisan tengah, yang tentu memperkecil peluangnya untuk meraih kemenangan di seri Prancis ini.
Sesi latihan ini juga mencatat ketatnya persaingan di grid MotoGP 2026, di mana selisih waktu antara posisi pertama dan sepuluh besar sangat tipis, menjanjikan balapan yang dramatis di hari Minggu nanti.


Komentar