MADRID, Radardemokrasi.com – Kabar duka menyelimuti dunia balap motor. Pembalap andalan Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, dipastikan harus menepi dari lintasan untuk waktu yang belum ditentukan.
Juara dunia delapan kali tersebut dijadwalkan menjalani operasi ganda pada kaki dan bahu kanannya setelah mengalami kecelakaan hebat dalam sesi Sprint Race di Le Mans, Sabtu (9/5/2026).
Keputusan ini membuat Marquez tidak hanya absen dari balapan utama (Main Race) GP Prancis hari Minggu, tetapi juga dipastikan melewatkan seri GP Catalunya pekan depan.
Melansir laporan resmi MotoGP.com, Minggu (10/5/2026), kecelakaan “highside” di tikungan ke-13 pada putaran terakhir Sprint Race Le Mans mengakibatkan Marquez mengalami patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanannya.
Meskipun ia sempat bangkit setelah jatuh, pemeriksaan medis lanjutan mengonfirmasi cedera yang memerlukan tindakan bedah segera.
“Pembaruan Marc Marquez: operasi tambahan, #93 absen di GP Catalunya”, demikian pernyataan resmi dari otoritas MotoGP.
Selain menangani patah kaki, tim medis juga akan melakukan operasi pada bahu kanan Marquez. Operasi bahu ini sebenarnya sudah dijadwalkan setelah seri Barcelona, namun dipercepat karena kondisi yang mendesak.
Marquez mengungkapkan bahwa performa inkonsistennya musim ini ternyata disebabkan oleh sekrup yang rusak pada bahu kanannya sisa cedera dari GP Indonesia tahun lalu yang bergeser dan menyentuh saraf radialnya.
Hal ini sering menyebabkan lengannya terasa “terkunci” dan memicu kecelakaan yang tidak terduga di lintasan.
“Sekrup yang rusak setelah kecelakaan di Indonesia menyentuh saraf radial, yang menjelaskan masalah dan kecelakaan baru-baru ini”, jelas Marquez sebelum bertolak ke Madrid.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa kesehatan sang pembalap adalah prioritas utama. Marquez saat ini sudah berada di Madrid untuk memulai proses rehabilitasi pasca-operasi.
“Marc ada di Madrid dan akan menjalani operasi hari ini. Kesehatannya tetap menjadi prioritas”, ujar Tardozzi.
Absennya Marquez di Catalunya tentu menjadi kerugian besar bagi Ducati, namun langkah ini dianggap perlu untuk mengembalikan kebugaran sang legenda secara total demi masa depan kariernya.


Komentar