Mataram, Radardemokrasi.com – KPU NTB memilih cara sederhana merayakan kemerdekaan: membuat kantor menjadi arena permainan, tawa, sekaligus ruang memperkuat kebersamaan.
Rangkaian lomba 17 Agustusan digelar di lingkungan Kantor KPU Provinsi NTB, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan diawali peluncuran perlombaan oleh Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Zuriati bersama Anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Bukhari.
KPU NTB tampak meninggalkan sejenak suasana formal kantor.
Komisioner dan pegawai berbaur dalam perlombaan yang menghadirkan tawa serta dukungan antartim.
Kadiv Teknis Penyelenggaraan Pemilu Zuriati mengatakan tahun ini kami memiliki waktu lebih longgar dibanding tahun-tahun sebelumnya yang dipenuhi tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Kesempatan itu, kata dia, dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, kekompakan, solidaritas, dan gotong royong di lingkungan kelembagaan.
Tiga lomba menjadi pembuka: bola buntel, Lombok Geser Dikit Masuk Lubang, dan lompatan warna-warni. Peserta mengikuti permainan dengan antusias. Batas antara pimpinan dan pegawai seolah luruh di arena lomba.
Kegiatan ini menjadi momentum kemerdekaan bukan sekadar perayaan. Ada pesan internal yang ingin dibangun: pekerjaan kelembagaan membutuhkan tim yang solid.
Koordinator Lomba 17-an I Gede Suantara mengatakan lomba berlangsung 10-14 Agustus 2026, dengan tiga jenis perlombaan setiap hari.
Setelah upacara HUT Proklamasi, kami juga menyiapkan tasyakuran sederhana dan program Peduli dengan mengunjungi pegawai yang sakit.
Kemudian merancang agenda berbeda. Pada 19 Agustus 2026, jajaran KPU NTB berencana menancapkan Bendera Merah Putih di salah satu bukit di Lombok Barat.
KPU menyebut kegiatan itu sebagai penghormatan kepada perjuangan para pahlawan sekaligus cara menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang mempererat hubungan antarpersonel sekaligus membangun energi positif di lingkungan kerja.
Dari arena lomba hingga rencana pengibaran Merah Putih di perbukitan Lombok Barat, KPU NTB berupaya menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian. Momentum ini diharapkan terus menjaga kekompakan jajaran KPU dalam menjalankan tugas demokrasi di Nusa Tenggara Barat secara profesional dan berintegritas.
Semangat itu diharapkan terus menyala dalam setiap langkah kelembagaan KPU NTB.


Komentar