Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Pelatihan Pelatih Qori dan Qoriah Sumbawa Resmi Ditutup

Pelatihan Pelatih Qori dan Qoriah Sumbawa Resmi Ditutup

Pelatihan pelatih qori dan qoriah (Foto: SB)
Pelatihan pelatih qori dan qoriah (Foto: SB)

Sumbawa, Radardemokrasi.com – Pelatihan pelatih qori dan qoriah Sumbawa resmi ditutup pada Kamis, 8 Oktober 2026. Penutupan berlangsung di Aula Hotel Grand Samota dan dilakukan oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma, S.Sos.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Qori Internasional Ust. H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., para peserta, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Pelatihan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelatih.

Mereka diharapkan mampu memperkuat pembinaan qori dan qoriah, sekaligus mencetak pembaca Al-Qur’an yang memiliki kemampuan dan daya saing.

Dalam sambutannya, Jayakusuma menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, panitia, peserta, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Sekda Kota Bima Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat

Menurutnya, pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi harus berlanjut dalam pembinaan yang berkesinambungan.

Ia berharap hasil pelatihan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa. Dari proses itu, pemerintah daerah menaruh harapan lahirnya qori dan qoriah berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai tingkatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, D.G. Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., dalam laporannya mengatakan pelatihan berlangsung selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 Oktober 2026.

Bagi D.G. Syukri Rahmat, kemampuan membaca dan melantunkan Al-Qur’an bukan satu-satunya ukuran. Nilai yang terkandung di dalamnya juga harus hadir dalam perilaku sehari-hari.

“Mengamalkan Al-Qur’an, selalu menata hati, dan ikhlas dalam berbuat,” pesannya.

Kepsek SDN 03 Kempo Beli Galian C, Tak Tahu Berizin atau Tidak

Pesan itu menjadi penutup penting dari rangkaian pelatihan. Sebab, pembinaan qori dan qoriah tidak sekadar mengejar prestasi di atas panggung, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang memahami dan mengamalkan nilai Al-Qur’an.

D.G. Syukri Rahmat berharap pelatihan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat pembinaan qori dan qoriah di Kabupaten Sumbawa. Sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni baca Al-Qur’an.

Dengan berakhirnya pelatihan, tantangan berikutnya berada di tangan para peserta untuk meneruskan ilmu yang diperoleh kepada generasi berikutnya.

SDN 3 Kempo dan Jejak Galian C, Proyek Negara Disorot LMND

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *