Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Jum’at Mengaji SDN 09 Pekat, Menanam Cinta Al-Qur’an

Jum’at Mengaji SDN 09 Pekat, Menanam Cinta Al-Qur’an

Tradisi Membaca Al-Qur'an (Foto: GR)
Tradisi Membaca Al-Qur'an (Foto: GR)

Dompu, Radardemokrasi.com – Jum’at Mengaji SDN 09 Pekat, Menanam Cinta Al-Qur’an. Kegiatan rutin setiap Jumat ini menjadi upaya sekolah membiasakan siswa membaca kitab suci sekaligus memperkuat karakter religius sejak usia sekolah dasar.

Program tersebut diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama. Guru memimpin kegiatan, sementara seluruh siswa mengikuti bacaan dengan khidmat. Suasana ini menjadi bagian dari pembiasaan keagamaan yang diharapkan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Setelah pembacaan Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur’an melalui pendampingan teman sejawat. Dalam kegiatan ini, siswa mendapat kesempatan belajar bersama untuk memperbaiki bacaan, mengenali huruf hijaiyah, serta memahami kaidah tajwid secara bertahap.

Metode pendampingan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk saling membantu dalam proses belajar. Anak yang telah lebih lancar membaca dapat mendampingi temannya yang masih membutuhkan bimbingan. Dengan begitu, pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian antarsiswa.

Pembinaan keagamaan sejak dini dinilai penting untuk membentuk kebiasaan positif. Kemampuan membaca Al-Qur’an membutuhkan latihan berkelanjutan, kesabaran, dan bimbingan yang sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing anak.

Imtaq dan Pisang Kebun Sekolah, Cara SDN Satu Kilo Berbagi

Melalui program ini, SD Negeri 09 Pekat berupaya memperkuat fondasi spiritual peserta didik di lingkungan sekolah. Nilai religius diharapkan tidak berhenti pada kegiatan rutin setiap Jumat, tetapi juga tercermin dalam sikap, kedisiplinan, dan perilaku siswa dalam pergaulan sehari-hari.

Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap ajaran agama. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan membantu siswa tumbuh dengan karakter yang baik serta memiliki tanggung jawab dalam menjalankan nilai-nilai yang dipelajari.

Program Jum’at Mengaji juga menunjukkan bahwa pendidikan di sekolah dasar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pembentukan akhlak dan pengembangan karakter menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda.

Keberlanjutan kegiatan tentu membutuhkan keterlibatan guru, dukungan sekolah, dan partisipasi siswa. Dengan pendampingan yang teratur, program ini diharapkan semakin membantu peserta didik meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membangun kebiasaan religius sejak dini.

Jumat Imtaq, Guru Tanamkan Iman dan Akhlak Siswa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *