Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Jumat Berkah, Imtaq dan Literasi Al-Qur’an Tanamkan Cinta pada Kitab Suci

Jumat Berkah, Imtaq dan Literasi Al-Qur’an Tanamkan Cinta pada Kitab Suci

IMTAQ & Literasi Al-Qur'an (Foto: SP)
IMTAQ & Literasi Al-Qur'an (Foto: SP)

Dompu, Radardemlkrasi.com – Jumat Berkah, Imtaq dan Literasi Al-Qur’an menjadi bagian dari kegiatan pembinaan karakter religius peserta didik. Suasana Jumat diisi dengan kegiatan Iman dan Takwa (Imtaq), kemudian dilanjutkan dengan literasi Al-Qur’an melalui pembelajaran Iqra jilid 1, 2, 3, 4, 5, serta membaca Al-Qur’an.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk mendekatkan peserta didik dengan nilai-nilai Islam. Melalui pembiasaan tersebut, anak-anak diarahkan agar semakin mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki kemampuan membaca, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Pembelajaran dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kemampuan masing-masing peserta didik. Penggunaan Iqra dari jilid 1 hingga 5 menjadi bagian dari proses pengenalan bacaan, sebelum anak-anak melanjutkan atau meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Pendekatan bertahap ini penting agar setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar sesuai perkembangannya. Dengan bimbingan yang berkelanjutan, kemampuan membaca diharapkan tumbuh seiring terbentuknya kebiasaan belajar yang disiplin.

Dalam konteks pendidikan, kegiatan Imtaq dan literasi Al-Qur’an juga memiliki makna lebih luas. Pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, melainkan juga pembentukan akhlak, sikap, dan karakter. Penanaman nilai keagamaan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Solat Duha Bersama, SDN 28 Melayu Tanamkan Akhlak Mulia

Momentum Jumat Berkah pun menjadi kesempatan untuk menghidupkan suasana belajar yang bernilai spiritual. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal bacaan Al-Qur’an, tetapi juga dibiasakan menghargai proses belajar, menjaga ketekunan, dan membangun kedekatan dengan ajaran agama.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin, literasi Al-Qur’an diharapkan semakin menjadi bagian dari budaya pendidikan. Pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berpengetahuan, berakhlak, serta memiliki landasan spiritual yang kuat.

Jumat Berkah akhirnya bukan sekadar penanda hari dalam sepekan. Lebih dari itu, kegiatan Imtaq dan pembelajaran Iqra serta Al-Qur’an menjadi ikhtiar pendidikan untuk menyelaraskan kecerdasan, karakter, dan nilai-nilai keimanan dalam proses tumbuh kembang peserta didik.

Ke depan, kegiatan Jumat Berkah diharapkan terus menjadi ruang pembiasaan positif yang memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik. Dengan dukungan guru, sekolah, dan lingkungan keluarga, semangat membaca Al-Qur’an diharapkan tumbuh bukan hanya saat kegiatan Imtaq berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, pendidikan sejati tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, beriman, dan mampu menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. [Ab]

Pelatihan Pelatih Qori dan Qoriah Sumbawa Resmi Ditutup

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *