Dompu, Radardemokrasi.com – Rencana aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Rakyat Berdaulat (ALDERA) Dompu dengan tag line “Copot Kapolres Dompu” pada Rabu, 3 Juni 2026, akhirnya dibatalkan.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap agenda kunjungan kerja Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, ke wilayah Dompu pada hari yang sama.
Sebelumnya, ALDERA telah merencanakan aksi demonstrasi di depan Kantor Polres Dompu sebagai bentuk sikap atas maraknya peredaran narkotika yang dinilai semakin berkembang dan mengkhawatirkan di Kabupaten Dompu. Menurut ALDERA, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dan langkah tegas dari aparat penegak hukum, khususnya Polres Dompu.
Sebelum aksi berlangsung, belasan peserta demonstrasi telah melakukan koordinasi dan konsolidasi di Jalan A. Yani Nomor 88, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu. Massa rencananya akan bergerak menuju Mapolres Dompu untuk menyampaikan sejumlah tuntutan dan pernyataan sikap terkait pemberantasan narkoba.
Aksi tersebut dipimpin oleh Direktur LSM LAMSIDA Ilham Yahyu, Ketua LSM DES Ikhwahyudin AK, Ketua LSM IPA-KPD Dedi Kusnadi, Ketua LSM AMMPA Arifin HS, dan Ketua LP2 SAMADA M. Nur. Kelima pimpinan lembaga swadaya masyarakat tersebut sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab aksi.
Dalam keterangannya, ALDERA menyebut pembatalan aksi dilakukan demi menghormati kunjungan Kapolda NTB yang sedang melaksanakan agenda kerja di wilayah Bima dan Dompu. Menurut mereka, kehadiran pimpinan tertinggi Polda NTB tersebut merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi.


Komentar