Dompu, Radardemokrasi.com – Karhutla Dompu kembali menjadi perhatian menjelang puncak musim kemarau. Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Pajo mengambil langkah cepat dengan menggelar koordinasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat di kawasan Kelompok Hutan Toffo Rompu RTK 42, Kamis, 9 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita itu dipimpin Kepala Resort Pajo, Suhaili, SH, selaku Polisi Kehutanan. Sosialisasi dilaksanakan di kawasan hutan dengan titik koordinat X 657254 Y 9053226 yang berbatasan dengan Dusun Wera, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Balai KPH Wilayah VII untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Karhutla Dompu dinilai menjadi ancaman nyata yang dapat merusak ekosistem, menghilangkan keanekaragaman hayati, hingga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar hutan.
Dalam sosialisasi itu, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan, mencegah perambahan kawasan, menghindari penebangan liar, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Karhutla Dompu juga menjadi perhatian karena dampaknya dapat meluas hingga mengganggu kualitas lingkungan dan ekonomi masyarakat.
Suhaili menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kawasan hutan tidak dapat dilakukan pemerintah semata. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar upaya perlindungan hutan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk kerusakan hutan.
Melalui kegiatan tersebut, Balai KPH Wilayah VII berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan. Karhutla Dompu harus dicegah sejak dini melalui edukasi, pengawasan, dan kepedulian seluruh pihak.
Pesan yang terus disampaikan kepada masyarakat adalah menjaga alam berarti menjaga masa depan.
Karhutla Dompu bukan hanya persoalan kebakaran, tetapi juga menyangkut keberlangsungan sumber daya alam bagi generasi mendatang. Karena itu, setiap warga diharapkan menjadi bagian dari gerakan menjaga hutan tetap lestari.
Ajakan menjaga alam sebagai warisan bagi anak cucu kembali ditegaskan dalam kegiatan tersebut. Karhutla Dompu menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan hutan tetap hijau, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan sekarang maupun masa depan.


Komentar