Kota Bima, Radardemokrasi.com – Sertifikasi Halal kembali menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan dalam mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal terus digencarkan sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Kali ini, kegiatan pendampingan menyasar UMKM Seblak KedaeKu, Tuk Tuk Coffee, serta SPPG Ule 2 Asakota.
Kepala tim pendamping menjelaskan, sertifikasi halal bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, melainkan menjadi instrumen penting untuk membangun kepercayaan konsumen.
Produk yang telah bersertifikat halal memiliki peluang lebih besar menembus pasar modern, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan nilai jual.
Dinas Koperindag Kota Bima mengajak seluruh pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal agar memanfaatkan layanan konsultasi dan pendampingan yang telah disiapkan pemerintah. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya UMKM yang lebih profesional, berkualitas, dan berdaya saing.
Pemilik UMKM. Nuraini, misalnya warga Kelurahan Penatoi, Kota Bima, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Menurutnya, proses pengurusan sertifikasi kini lebih mudah dipahami karena mendapat arahan langsung dari petugas pendamping.
“Pendampingan ini membuat kami semakin yakin mengembangkan usaha. Sertifikat halal akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk kami,” ujarnya. Rabu, 22 Juni 2026.
Hal senada disampaikan Muhammad Iqbal, warga Kelurahan Rabangodu Utara. Ia menilai sertifikasi halal menjadi investasi penting bagi keberlangsungan usaha, terutama untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
“Sekarang konsumen semakin selektif. Dengan sertifikat halal, produk kami memiliki nilai tambah dan lebih dipercaya masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Siti Rahma, warga Kelurahan Ule, mengatakan pendampingan dari Dinas Koperindag memberikan motivasi bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan mutu produk.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak UMKM Kota Bima yang naik kelas dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tuturnya.
Melalui pendampingan berkelanjutan, Pemerintah Kota Bima optimistis UMKM lokal semakin maju, memiliki legalitas usaha yang kuat, serta mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.


Komentar