Kota Bima, Radardemokrasi.com – Taman Amahami kembali dipoles. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima menanam bunga dan merawat ruang terbuka hijau untuk menjaga wajah ruang publik tetap asri dan nyaman.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman melakukan penataan kawasan Taman Amahami, Jumat, 4 September 2026.
Penanaman bunga menjadi salah satu cara memperbarui tanaman yang mati sekaligus menambah vegetasi di kawasan tersebut.
Langkah itu bukan sekadar urusan menanam bunga. Bagi DLH, taman merupakan wajah ruang publik yang setiap hari bersentuhan dengan aktivitas masyarakat.
Karena itu, pemeliharaan dilakukan secara rutin agar kawasan tetap hijau, tertata, dan nyaman.
Petugas mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru. Gulma dan rumput liar yang mengganggu pertumbuhan tanaman disiangi.
Pemangkasan dilakukan pada bagian tanaman yang diperlukan, sementara penyiraman dikerjakan secara berkala untuk menjaga kondisi tanaman.
Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., mengatakan pemeliharaan taman dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat.
“Penataan dan pemeliharaan taman akan terus kami lakukan secara rutin. Kami ingin kawasan Taman Amahami tetap menjadi ruang publik yang indah, nyaman dan asri bagi masyarakat,” ujarnya.
Taman yang indah, tentu tak cukup hanya mengandalkan petugas. DLH Kota Bima mengajak masyarakat ikut menjaga tanaman dan fasilitas yang telah ditata.
Sebab, bunga bisa ditanam kembali. Taman bisa dipercantik lagi. Tetapi jika ruang publik terus dirusak atau tanaman dibiarkan mati, pekerjaan pemeliharaan hanya akan menjadi rutinitas tanpa ujung.
Taman Amahami kini mendapat sentuhan baru. Tinggal bagaimana pemerintah merawatnya dan masyarakat menjaganya agar ruang terbuka hijau itu tidak sekadar tampak indah sesaat, tetapi tetap hidup dan nyaman digunakan bersama.


Komentar