Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Sinergi Antar Daerah KSB Kunci Jinakkan Inflasi

Sinergi Antar Daerah KSB Kunci Jinakkan Inflasi

High Level Meeting (Foto: KB)
High Level Meeting (Foto: KB)

Sumbawa Barat, Radardemokrasi.com – Sinergi Antar Daerah menjadi strategi utama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi. Sinergi Antar Daerah diyakini menjadi fondasi penting agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah tantangan harga kebutuhan pokok yang terus bergerak dinamis.

Komitmen itu ditegaskan melalui High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Taliwang, Rabu (22/7/2026).

Mengusung tema “Sinergitas Antar Daerah Menuju Kabupaten Sumbawa Barat Maju Luar Biasa,” forum tersebut mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi menghadapi tekanan inflasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Hairul Jibril, M.M., membuka kegiatan secara resmi. Hadir pula Asisten I, II, dan III Setda KSB, seluruh kepala OPD lingkup Pemda KSB, perwakilan Bank Indonesia (BI), serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam forum tersebut, Sinergi Antar Daerah tidak hanya dimaknai sebagai kerja sama antarpemerintah, tetapi juga kolaborasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta komunikasi publik yang efektif.

Desa Ekspor NTB Dibuka, UMKM Ditantang Mendunia

Empat strategi tersebut dikenal sebagai strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Melalui pendekatan itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap gejolak harga kebutuhan pokok dapat ditekan sejak dini.

Koordinasi yang kuat juga dinilai mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai potensi gangguan pasokan maupun distribusi komoditas strategis.

Sinergi Antar Daerah menjadi pesan yang terus digaungkan sepanjang pertemuan. Pemerintah menilai pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga vertikal, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Dengan penguatan strategi 4K, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat optimistis mampu menjaga stabilitas pangan, mengendalikan inflasi, dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

Disperindag NTB Genjot Startup Lewat STARTInc Baru

Sinergi Antar Daerah pun diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang maju, tangguh, dan memiliki daya saing tinggi.

TPID, Inflasi Daerah, Ketahanan Pangan, Distribusi Pangan, Harga Kebutuhan Pokok, Pemerintah KSB, Kolaborasi Daerah, Pertumbuhan Ekonomi, Pasokan Pangan, Featured

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *