Hukum Politik
Beranda / Politik / Heboh Pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy, Pemerintah: Itu Hoaks dan Fitnah!

Heboh Pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy, Pemerintah: Itu Hoaks dan Fitnah!

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais
Foto: Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais (law-justice.co)

JAKARTA, Radardemokrasi.com – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, kembali memantik kontroversi lewat pernyataan terbarunya yang menyasar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah langsung bereaksi keras dan menyebut pernyataan tokoh reformasi tersebut sebagai hoaks serta ujaran kebencian.

Dalam sebuah unggahan video yang sempat beredar, Amien Rais melontarkan kritik tajam kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia mendesak Presiden untuk menjauhkan diri dari pengaruh Seskab Teddy yang ia sebut dengan diksi “berbahaya”.

Tak hanya itu, Amien juga menyinggung isu personal terkait orientasi seksual Seskab Teddy yang didasarkan pada sebuah konten di media sosial.

Roy Suryo Cs Desak Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan, Klaim Sudah Kedaluwarsa

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa isi video Amien Rais tersebut tidak memiliki dasar fakta yang valid.

Ia menyebut pernyataan tersebut telah melampaui batas kritik politik dan masuk ke ranah pelanggaran hukum.

“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” ujar Meutya Hafid dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2026).

Meutya juga memperingatkan masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan konten tersebut. “Siapapun yang secara sadar mendistribusikan video tersebut dapat dijerat UU ITE No. 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 ayat 2,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, M. Qodari, mengaku prihatin dengan sikap Amien Rais.

May Day 2026: Ratusan Ribu Buruh Padati Monas, Presiden Prabowo Umumkan Satgas Mitigasi PHK

Menurut Qodari, seorang tokoh intelektual sekelas Amien Rais diduga telah menjadi korban manipulasi informasi atau hoaks yang beredar di media sosial.

Qodari menjelaskan bahwa narasi yang dibangun Amien Rais kemungkinan besar berasal dari video manipulatif yang menggunakan lagu berjudul “Aku Bukan Teddy”.

Video tersebut menggunakan kolase gambar dan suara yang seolah-olah berasal dari tokoh tertentu, padahal konten tersebut hanyalah materi hiburan (entertainment) yang tidak faktual.

“Saya prihatin, Pak Amien Rais sebagai tokoh, akademisi, dan profesor doktor, telah menjadi korban hoaks. Dasar penilaiannya adalah video dengan lagu ‘Aku Bukan Teddy’ yang dikira dinyanyikan oleh Ibu Titiek Soeharto. Padahal itu sama sekali tidak benar,” kata Qodari di Jakarta.

Pernyataan Amien Rais ini juga memancing reaksi dari tokoh politik lainnya. Agus Jabo Priyono, salah satu tokoh relawan, meminta Amien Rais untuk tidak menggunakan kebencian sebagai alat politik untuk menyerang atau menggagalkan program pemerintah.

MK Tolak Gugatan UU ASN: Sebut Permohonan FAIN Soal Status PPPK Kabur dan Bertentangan

“Penting untuk menjaga diskursus publik tetap fokus pada kepentingan rakyat, bukan menyebarkan narasi yang memecah belah berdasarkan informasi yang tidak valid,” tegas Agus Jabo.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Amien Rais maupun Partai Ummat belum memberikan keterangan resmi tambahan mengenai penghapusan video tersebut atau tanggapan atas peringatan keras dari Komdigi.

Komentar