Daerah
Beranda / Daerah / Jembatan Menganga, Mega Keri Terjun Bebas 8 Meter

Jembatan Menganga, Mega Keri Terjun Bebas 8 Meter

Mega Keri Terjun Bebas 8 Meter (Foto: TR)
Mega Keri Terjun Bebas 8 Meter (Foto: TR)

Dompu, Radardemokrasi.com – Jembatan Menganga, Mega Keri Terjun Bebas 8 Meter. Sebuah kendaraan roda empat jenis Mega Keri terperosok dan jatuh ke dasar sungai kering di Sori Patula, Desa Sori Tantangan, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Senin, 31 Agustus 2026.

Kecelakaan terjadi di jembatan yang tengah dalam proses pembangunan. Bagian badan jembatan masih menyisakan lubang menganga karena konstruksi pada titik tersebut belum terpasang.

Kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menerobos lubang dan terjun ke bawah.

Mobil jatuh sekitar delapan meter ke dasar sungai yang sedang kering. Permukaan sungai dipenuhi bebatuan bercampur pasir. Benturan keras membuat kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Kaca depan pecah. Kaca samping kiri dan kanan ikut hancur. Hampir seluruh bodi kendaraan mengalami penyok. Tingkat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai 80 persen.

HUT Mataram ke-33, Kepala Daerah NTB Kompak Bersatu

Aktivitas pembangunan jembatan yang semula berlangsung berubah menjadi proses evakuasi. Para pekerja langsung mengerahkan alat berat untuk mengangkat kendaraan dari dasar sungai ke daratan di pinggir jalan.

Di balik ringseknya kendaraan, dua orang yang berada di dalam mobil berhasil lolos dari maut. Mereka merupakan pasangan suami istri.

Saksi mata berinisial MA yang berada di lokasi mengatakan sang istri lebih dahulu berhasil melompat keluar dari kendaraan. Sementara suaminya diperkirakan berada di posisi pengemudi ketika mobil menerobos bagian jembatan yang belum terpasang.

Setelah berhasil keluar, sang suami kemudian mencari istrinya dan memastikan kondisinya. Keduanya akhirnya selamat meski kendaraan yang mereka tumpangi jatuh ke dasar sungai.

Dugaan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi masih perlu dipastikan. Belum diketahui secara pasti bagaimana mobil tersebut bisa sampai menerobos bagian jembatan yang masih dalam tahap pembangunan.

Rakernas PKK Sumbawa Diuji, Jangan Berhenti di Ruang Rapat

Arah kendaraan sebelum kecelakaan juga belum diketahui. Begitu pula identitas pemilik kendaraan hingga kini belum diperoleh secara pasti.

Peristiwa ini menyisakan persoalan lain: keselamatan pengguna jalan di sekitar proyek pembangunan jembatan. Bagian konstruksi yang belum terpasang dan menyisakan lubang perlu mendapat pengamanan agar tidak kembali menjadi perangkap bagi pengguna jalan.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pasangan suami istri itu selamat, sedangkan Mega Keri harus dievakuasi menggunakan alat berat dari dasar sungai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *