Daerah
Beranda / Daerah / Putri Mahkota Swedia Bawa Panggung Perempuan ke NTB

Putri Mahkota Swedia Bawa Panggung Perempuan ke NTB

Gubernur NTB Ikbal (Foto: MT)
Gubernur NTB Ikbal (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com –  Putri Mahkota Swedia Victoria Bawa Panggung Perempuan ke NTB menjadi momentum bagi Nusa Tenggara Barat memperkenalkan wajah pembangunan daerah di panggung internasional. Putri Mahkota Swedia Victoria dijadwalkan berkunjung pada 5–6 September 2026 sebagai Goodwill Ambassador United Nations Development Programme (UNDP).

Pemerintah Provinsi NTB tidak ingin kunjungan tersebut berhenti sebagai agenda protokoler.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyiapkan sejumlah potensi daerah yang dianggap merepresentasikan kekuatan masyarakat sekaligus agenda pembangunan berkelanjutan.

Perempuan menjadi salah satu sorotan utama. Puluhan ribu kader Posyandu yang selama ini bekerja di tingkat desa akan diperkenalkan sebagai bagian penting dari pelayanan kesehatan dan pembangunan masyarakat. Mereka bukan sekadar relawan, tetapi penggerak yang bekerja dekat dengan kehidupan warga.

Dari daratan, rombongan juga akan diarahkan melihat kerja komunitas lokal di Gili Meno. Konservasi pesisir, ekosistem laut, dan terumbu karang menjadi contoh bagaimana masyarakat mengambil peran dalam menjaga lingkungan.

HUT RI ke-81, RSUD Dompu Bangga Merawat Negeri

Di Bayan, Lombok Utara, Victoria akan diajak melihat hubungan antara masyarakat, kebudayaan, dan hutan adat. Kawasan ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus berjarak dengan tradisi.

Bagi Pemprov NTB, tiga titik tersebut merupakan etalase kecil dari gagasan pembangunan yang lebih besar: pemberdayaan perempuan, kekuatan komunitas, pelestarian budaya, serta perlindungan lingkungan.

Iqbal berharap pengalaman tersebut meninggalkan kesan kuat bagi sang tamu. Ia ingin Victoria tidak hanya mengingat agenda kunjungannya, tetapi juga Lombok dan masyarakatnya.

“Kita ingin ketika beliau kembali ke negaranya, beliau akan selalu mengingat Lombok,” kata Iqbal.

Kunjungan itu sekaligus menjadi ujian bagi NTB. Panggung internasional bukan hanya tempat memamerkan keindahan daerah, melainkan kesempatan menunjukkan kerja nyata warga yang selama ini berlangsung jauh dari sorotan.

Hari Jadi Lotim ke-131, Jalan Rusak Dibidik hingga 2030

Jika persiapan berjalan baik, kedatangan Victoria dapat menjadi jendela bagi NTB untuk memperlihatkan bahwa perempuan, komunitas lokal, budaya, dan lingkungan bukan pelengkap pembangunan.

Keempatnya justru dapat menjadi kekuatan utama daerah menghadapi masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *