Kota Bima, Radardemokrasi.com – Robotika Kota Bima menjadi pintu masuk bagi 13 SMP/MTs se-Kota Bima untuk mengubah rasa ingin tahu menjadi pengalaman teknologi yang nyata dalam Workshop Tech for Youth, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti siswa-siswi perwakilan dari 13 SMP/MTs se-Kota Bima. Mereka tidak sekadar menerima teori, tetapi langsung berhadapan dengan perangkat robotik. Peserta diperkenalkan pada dasar-dasar robotika serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Di meja praktik, siswa bekerja dalam kelompok. Mereka merancang dan merakit robot mobil yang dilengkapi sensor. Setelah robot terbentuk, tantangan berikutnya adalah mengatur perangkat agar mampu melaju mengikuti track yang telah disiapkan.
Di titik itu, pembelajaran teknologi berubah menjadi arena adu nalar.
Setiap kelompok dituntut membaca lintasan, memperbaiki kesalahan, dan mencari cara agar robot bergerak lebih tepat. Robot yang melenceng dari jalur memaksa peserta memeriksa kembali rancangan dan pengaturannya.
Proses tersebut memperlihatkan bahwa robotika bukan sekadar soal mesin yang bergerak. Di balik setiap percobaan, siswa belajar mengamati, berpikir logis, memecahkan masalah, bekerja sama, dan berani mengambil keputusan.
Pada sesi akhir, peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengadu kemampuan robot hasil karya mereka. Kecepatan dan ketepatan mengikuti track menjadi ukuran. Suasana semakin hidup ketika setiap robot mulai bergerak menyusuri lintasan.
Tech for Youth juga memberikan pelajaran tentang kegagalan. Robot yang belum mampu mengikuti jalur dengan sempurna menjadi kesempatan bagi siswa untuk melakukan perbaikan. Mereka belajar bahwa kesalahan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menemukan solusi.
Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan cara belajar teknologi yang lebih aktif. Siswa tidak hanya menjadi pengguna perangkat, tetapi didorong memahami bagaimana teknologi dirancang, diuji, diperbaiki, dan dikembangkan.
Pesan Albert Einstein tentang pentingnya terus bertanya menemukan bentuk praktis dalam workshop tersebut. Rasa ingin tahu tidak berhenti sebagai pertanyaan, tetapi bergerak menjadi eksperimen dan inovasi.
Para siswa yang mengikuti kegiatan pada Jumat, 14 Agustus 2026, mengaku senang dan bangga. Pengalaman merakit, mengatur, serta menguji robot memberi mereka pengalaman baru yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas.
Bagi generasi muda Kota Bima, robotika menjadi lebih dari sekadar permainan teknologi. Ia menjadi latihan untuk berpikir, bekerja bersama, berani mencoba, dan menghadapi masa depan dengan kreativitas.


Komentar