Dompu, Radardemokfasi.com – Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum Kodim 1614/Dompu untuk mengingatkan pentingnya persatuan, semangat patriotik, dan kepedulian generasi muda terhadap bangsa dan negara.
Pesan itu mengemuka dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 1614/Dompu, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu (28/10/2026).
Upacara diikuti seluruh personel militer dan pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Kodim 1614/Dompu. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1614/Dompu, Mayor Inf M. Yamin, bertindak sebagai inspektur upacara.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa semangat pemuda tidak cukup hanya dikenang melalui peristiwa sejarah. Nilai perjuangan itu perlu diwujudkan dalam sikap cinta Tanah Air, kegigihan menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama.
Persatuan juga menjadi pesan penting dalam peringatan tersebut. Perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dijaga demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, generasi muda dituntut tidak hanya menjadi penonton. Mereka perlu meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan kebangsaan, dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung kemajuan daerah maupun negara.
Melalui momentum ini, Kodim 1614/Dompu mengajak pemuda untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Semangat pantang menyerah dan rasa empati dinilai penting untuk membentuk generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Peringatan Sumpah Pemuda juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran bahwa menjaga persatuan bukan hanya tugas aparat atau pemerintah. Seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, memiliki tanggung jawab yang sama dalam merawat kebinekaan.
Semangat Sumpah Pemuda pada akhirnya harus dibuktikan melalui tindakan, bukan sekadar upacara dan slogan. Pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati diharapkan menjadi kekuatan bagi Indonesia yang lebih maju.
Karena itu, momentum Sumpah Pemuda diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda Dompu untuk terus menjaga persaudaraan, menjauhi perpecahan, dan membuktikan semangat kebangsaan melalui karya nyata bagi daerah dan Indonesia.


Komentar