Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Pemerintah Provinsi NTB Perkuat Hilirisasi Industri Tambak Udang

Pemerintah Provinsi NTB Perkuat Hilirisasi Industri Tambak Udang

Diskusi Hilirisasi Tambak Udang (Foto: HM)
Diskusi Hilirisasi Tambak Udang (Foto: HM)

Mataram, Radardemokrasi.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergerak maju untuk menjadi daerah yang ramah investasi (investor-friendly), sekaligus memastikan roda ekonomi berputar selaras dengan kelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan Ramah Tamah dan Diskusi Hilirisasi Industri Tambak Udang yang digelar bersama Shrimp Club Indonesia (SCI) Wilayah Lombok di Hotel Aston Inn Mataram, Jumat (19/6).

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pemerintah daerah memberikan jaminan kenyamanan bagi para investor yang menanamkan modal di Bumi Gora.

Pemerintah, kata dia, siap mempermudah regulasi demi mendorong pertumbuhan industri perikanan, dengan syarat tetap menjaga keseimbangan lingkungan.

“Kami sadar teman-teman berbisnis bukan untuk sosial, tetapi kami ingin teman-teman untung, masyarakat senang, dan lingkungan tetap terjaga. Kita ingin tambak bisa berdampingan dengan pariwisata,” tegas Gubernur Iqbal.

Bapenda NTB Kembali Gelar Samsat Night, Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah Malam Hari

Sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung sektor perikanan, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan sejumlah langkah strategis. Gubernur memastikan tidak akan ada regulasi di tingkat provinsi yang memberatkan investor selama empat tahun ke depan, sehingga dunia usaha dapat berkembang dengan kepastian hukum.

Selain itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB telah menyiapkan dokumen Feasibility Study (FS) dan Detailed Engineering Design (DED), termasuk potensi lahan seluas 100 hektare di kawasan Bandara Internasional Lombok (BIL) sebagai lokasi pengembangan kawasan hilirisasi industri.

Pemprov NTB juga membentuk Tim Terpadu untuk memangkas birokrasi dan mempercepat proses perizinan investasi agar pelaku usaha memperoleh kemudahan dalam merealisasikan investasinya.
Di sisi lain, pemerintah mendorong penguatan hilirisasi dengan memastikan hasil produksi udang tidak hanya dibudidayakan di NTB, tetapi juga diproses hingga diekspor langsung dari daerah. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal.

Dengan dukungan standar internasional yang diterapkan Shrimp Club Indonesia (SCI), seperti penggunaan benur bebas penyakit dan tanpa antibiotik terlarang, NTB optimistis produk udang lokal mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra industri perikanan nasional.

NTB Dorong Kendaraan Listrik Lewat Pameran BSI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *