Dompu, Radardemokrasi.com – Pelayanan pengangkutan sampah di Kabupaten Dompu kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, keluhan disampaikan Nur Syamsiah Warga Kelurahan Dorotangga Dompu melalui akun Facebook pribadinya pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Dalam unggahannya, Nur Syamsiah mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dompu setelah sampah miliknya kembali tidak diangkut oleh petugas, sementara sampah milik tetangga di sisi kiri dan kanan rumahnya telah diambil seperti biasa.
“Untuk kesekian kalinya sampah saya tidak diangkut mobil sampah, sedangkan sampah tetangga kiri kanan diangkut. Ada apa?” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Nur mengaku kecewa karena selama ini dirinya merupakan wajib retribusi sampah yang taat. Ia menyebut tidak pernah terlambat membayar iuran kebersihan dan selalu menyambut petugas penagih retribusi dengan baik. Bahkan, menurutnya, sampah rumah tangganya tidak termasuk kategori sampah yang menimbulkan bau menyengat seperti limbah ikan maupun popok sekali pakai.
Ia menduga kondisi itu terjadi karena rumah sekaligus tokonya selalu tutup pada pagi hari ketika petugas datang melakukan pengangkutan. Sementara rumah tetangga di sebelah kiri dan kanan selalu ada penghuni yang dapat berinteraksi dengan petugas.
“Kalau sekali dua kali saya masih bisa memaklumi. Tapi karena sudah sering terjadi, saya tidak bisa lagi memakluminya. Apalagi besok hari Minggu petugas sampah libur,” tulisnya.
Unggahan tersebut juga disertai foto yang memperlihatkan tempat sampah milik tetangga sudah kosong, sedangkan tempat sampah miliknya masih penuh. Nur kemudian meminta warganet menandai Kepala DLH Dompu agar keluhan tersebut mendapat perhatian.
Menanggapi hal itu, Kepala DLH Dompu menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, kritik dan laporan warga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di Kabupaten Dompu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nur Syamsiah atas informasi dan masukannya. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keluhan ini akan segera kami tindak lanjuti dengan memanggil bidang yang membidangi pelayanan pengangkutan sampah untuk mengetahui penyebabnya,” ujar Kepala DLH Dompu.
Ia memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap petugas di lapangan agar pelayanan pengangkutan sampah dapat berlangsung secara merata tanpa membedakan warga.
“Kami akan memastikan seluruh petugas bekerja sesuai rute dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan kendala teknis maupun kelalaian di lapangan, akan segera kami lakukan pembinaan dan perbaikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan keluhan melalui saluran resmi DLH agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.
DLH Dompu berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama sehingga pelayanan kebersihan semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik tetap terjaga.
Pemerintah juga berkomitmen memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh warga tanpa membedakan status maupun kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.


Komentar