Dompu, Radardemokrasi.com – Siang ini, Ketua DPRD Sidak pangkalan LPG 3 kilogram di Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Senin, 7 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilakukan menyusul informasi mengenai dugaan kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang sempat dikeluhkan masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Mutakun, turun langsung ke lokasi usai menghadiri peringatan hari ulang tahun Desa Kadindi. Dalam sidak itu, ia didampingi Pelaksana Harian Camat Pekat Hermansyah, S.Sos., Sekretaris Camat Darmawan, S.Sos., anggota DPRD Hasanudin dari PKS, anggota DPRD Efendi dari Partai Golkar daerah pemilihan V, serta personel Polsek Pekat.
Dalam Ketua DPRD Sidak tersebut, rombongan mendatangi UD Gibran, salah satu pangkalan LPG di Kecamatan Pekat. Mutakun berdialog langsung dengan pemilik usaha untuk memastikan kondisi distribusi dan ketersediaan gas bersubsidi.
Pemilik UD Gibran menjelaskan pasokan LPG berasal dari agen di Dompu dengan jatah sekitar 250 tabung setiap kali pengiriman. Dari hasil pemantauan, Ketua DPRD Sidak tidak menemukan adanya kelangkaan maupun hambatan distribusi di pangkalan tersebut.
Namun, Mutakun melihat puluhan tabung milik warga telah dititipkan di pangkalan untuk ditukar setelah kiriman tabung dari Dompu tiba.
Kondisi itu dinilai sebagai mekanisme penukaran tabung, bukan karena stok kosong.
Meski demikian, Ketua DPRD Sidak mengingatkan agar pangkalan tetap menjual LPG 3 kilogram sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Ia meminta tidak ada pihak yang menjual tabung bersubsidi dengan harga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per tabung karena dapat memberatkan masyarakat.
Selain itu, Ketua DPRD Sidak juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kelangkaan, penimbunan, atau harga LPG yang melambung tinggi.
Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kunjungan tersebut disambut positif warga. Nurul, warga Desa Kadindi, mengaku senang karena Ketua DPRD menyempatkan turun langsung mengecek kondisi LPG di Kecamatan Pekat. Hal senada disampaikan Sularmi yang berharap tidak ada lagi kelangkaan gas bersubsidi. Farida juga mengapresiasi langkah DPRD yang dinilai memberikan kepastian dan rasa tenang bagi masyarakat.


Komentar