Dompu, Radardemokrasi.com – Patroli Hutan Kilo kembali digelar oleh Kepala Resort Kilo, Kisman, bersama jajaran petugas di kawasan So Wadu Runggu, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Dompu, Minggu, 7 Juni 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperketat pengawasan kawasan hutan lindung guna menekan potensi kerusakan hutan dan berbagai aktivitas yang mengancam kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap gangguan kawasan hutan. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi hutan masih relatif aman.
Namun, pengawasan tetap diperkuat mengingat ancaman perambahan maupun kebakaran hutan dapat terjadi sewaktu-waktu.
Saat Patroli Hutan Kilo berlangsung, petugas bertemu dengan sejumlah warga yang tengah mencari madu hutan. Kesempatan itu dimanfaatkan Kepala Resort Kilo, Kisman, untuk mengajak masyarakat menjaga kelestarian kawasan hutan.
Menurutnya, hutan yang tetap terjaga akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi habitat lebah penghasil madu yang bernilai ekonomi.
Ia menegaskan bahwa menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci agar fungsi ekologis maupun manfaat ekonomi dari kawasan hutan tetap dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Dalam Patroli Hutan Kilo tersebut, petugas juga mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di dalam kawasan hutan.
Imbauan itu disampaikan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat dipicu oleh kelalaian manusia.
Patroli Hutan Kilo akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengamanan kawasan hutan di wilayah kerja Resort Kilo.
Selain memperkuat pengawasan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui Patroli Hutan Kilo, sinergi antara petugas dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Dengan kolaborasi tersebut, kawasan hutan lindung di Kecamatan Kilo dapat tetap lestari, risiko kerusakan dapat ditekan, serta manfaat ekonomi dari hasil hutan seperti madu alam terus dinikmati oleh masyarakat sekitar.
Pemerintah berharap patroli rutin dan partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi kuat menjaga kelestarian hutan, mencegah bencana lingkungan, serta mendukung kesejahteraan warga secara berkelanjutan.


Komentar