Ekonomi
Beranda / Ekonomi / PKK NTB Belajar Inovasi Demi Percepat Indonesia Emas

PKK NTB Belajar Inovasi Demi Percepat Indonesia Emas

PKK NTB Belajar Inovasi (Foto: MT)
PKK NTB Belajar Inovasi (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadikan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sebagai ruang belajar memperkuat pelaksanaan program daerah.

PKK NTB Belajar Inovasi melalui berbagai kegiatan di Kota Makassar dengan menyerap pengalaman terbaik di bidang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kesehatan ibu hamil, serta penguatan kolaborasi bersama pemerintah daerah.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menghadiri pembukaan Pameran UMKM PKK, layanan cek kesehatan gratis, dan pencanangan Rekor MURI gerakan minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak bagi ibu hamil di Sulawesi Selatan, Kamis, 9 Juli 2026.

Seluruh agenda tersebut merupakan rangkaian HKG PKK ke-54 bertema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Ny. Tri Tito Karnavian, mengatakan PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki dasar hukum kuat melalui Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017. Menurut dia, kekuatan itu harus dimanfaatkan untuk membangun sinergi nyata dengan pemerintah daerah.

Ranperda APBD Sumbawa Diuji Kritik Tajam Fraksi DPRD

Ia meminta seluruh jajaran PKK tidak hanya menunggu program, tetapi aktif menyusun kegiatan yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. PKK NTB Belajar Inovasi dinilai menjadi langkah penting agar pengalaman dari daerah lain dapat diterapkan sesuai karakteristik NTB.

Selain mendorong layanan kesehatan gratis, Ny. Tri juga menekankan pentingnya memperluas pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UMKM binaan PKK dan kemitraan dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Sinta M. Iqbal mengatakan kunjungan tersebut memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam sistem pembinaan dan pendampingan UMKM yang telah berjalan baik di Sulawesi Selatan. PKK NTB Belajar Inovasi bukan sekadar studi banding, melainkan upaya mencari model yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di NTB.

Ia juga menaruh perhatian pada inovasi pemberian tablet MMS kepada lebih dari 54 ribu ibu hamil. Menurutnya, program itu dapat menjadi referensi penting untuk memperkuat upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Bagi TP PKK NTB, PKK NTB Belajar Inovasi menjadi momentum memperkaya strategi pembangunan keluarga. Pengalaman tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin efektif.

Ke depan, PKK NTB Belajar Inovasi diharapkan mampu mempercepat penguatan ekonomi keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kedai Kopi Lombok Timur Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Optimisme itu diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, kader PKK, dunia usaha, dan masyarakat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan. PKK NTB Belajar Inovasi diyakini menjadi pijakan menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat NTB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *