Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Satu Data Cipta Karya Perkuat Arah Pembangunan Bima

Satu Data Cipta Karya Perkuat Arah Pembangunan Bima

Satu Data Cipta Karya (Foto: LH)
Satu Data Cipta Karya (Foto: LH)

Bima, Radardemokrasi.com – Satu Data menjadi pijakan penting dalam memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Bima berjalan berdasarkan informasi yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Satu Data Cipta Karya Tahun 2026 yang digelar Bappeda Kabupaten Bima bersama perangkat daerah terkait pada Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, Satu Data menjadi fokus utama pembahasan untuk menyelaraskan data infrastruktur antarlembaga.

Penyelarasan dilakukan agar seluruh perangkat daerah memiliki acuan yang sama dalam menyusun program pembangunan sehingga tidak terjadi perbedaan data yang berpotensi menghambat proses perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan.

Rapat koordinasi juga membahas percepatan pemutakhiran data pada enam aplikasi nasional yang menjadi bagian dari sistem pelaporan pemerintah.

Babinsa Dampingi Jalan Tani, Petani Kian Optimistis

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh data pembangunan Kabupaten Bima tersaji secara lengkap, mutakhir, dan terintegrasi dengan sistem nasional.

Selain mempercepat pembaruan data, pemerintah daerah juga bersepakat membentuk Tim Rekonsiliasi Data.

Kehadiran tim ini diharapkan mampu memperkuat validasi, verifikasi, dan sinkronisasi informasi sebelum digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Dengan demikian, kualitas data akan semakin meningkat dan mampu mendukung proses pengambilan keputusan secara tepat sasaran.

Melalui penguatan Satu Data, Bappeda Kabupaten Bima menegaskan bahwa pembangunan daerah harus didukung oleh informasi yang valid dan dapat dipercaya.

BSPS NTB Dikebut, 10 Ribu Rumah Jadi Target Prioritas

Data yang berkualitas menjadi fondasi dalam menentukan prioritas pembangunan, mengukur capaian program, hingga memastikan penggunaan anggaran berlangsung efektif dan efisien.

Semangat kolaborasi yang dibangun dalam rapat koordinasi tersebut juga menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada besarnya program, tetapi juga pada kualitas data yang dimiliki.

Karena itu, Satu Data harus menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah agar setiap kebijakan lahir dari fakta yang terukur.

Ke depan, implementasi Satu Data diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, Kabupaten Bima optimistis menghadirkan pembangunan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan publik. Melalui komitmen bersama, Satu Data akan menjadi fondasi kokoh dalam mengarahkan pembangunan daerah menuju pelayanan publik yang semakin efektif dan berdaya saing.

Jalan Pantai Ria Rusak, Warga Dompu Desak Bergerak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *