Sumbawa, Radardemokrasi, Com – Kartu Sumbawa Pintar kembali menjadi penegas arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas. Kartu Sumbawa Pintar diluncurkan secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dengan menyerahkan kartu secara simbolis kepada 459 mahasiswa penerima manfaat di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin, 20 Juli 2026.
Kartu Sumbawa Pintar menjadi identitas resmi penerima beasiswa daerah yang dirancang untuk memperkuat tata kelola bantuan pendidikan agar lebih tertib, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Program tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, perangkat daerah, dosen, orang tua mahasiswa, hingga ratusan penerima beasiswa.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si., mengatakan program ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Sumbawa dan Universitas Mataram.
Ia memaparkan, pada 2024 beasiswa disalurkan kepada 591 mahasiswa dengan anggaran lebih dari 9 miliar.
Tahun 2025 meningkat menjadi 679 mahasiswa dengan anggaran lebih dari 17 miliar. Sementara pada 2026, sebanyak 459 mahasiswa menerima beasiswa dengan total anggaran lebih dari 7 miliar yang tersebar di AKOM, STAIS, STIKES, Universitas Samawa, Universitas Teknologi Sumbawa, dan Universitas Mataram.
Kartu Sumbawa Pintar juga disebut Bupati bukan sekadar kartu administratif, melainkan simbol hadirnya negara dalam memastikan tidak ada anak Sumbawa yang gagal kuliah hanya karena keterbatasan ekonomi.
Menurut Bupati, kekuatan terbesar Sumbawa bukan hanya sumber daya alam, tetapi kualitas manusianya. Ia mengibaratkan lahirnya generasi terdidik sebagai cahaya yang akan menerangi setiap desa dan menjadi fondasi pembangunan daerah di masa depan.
Kartu Sumbawa Pintar sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyiapkan lahan di Desa Kerekeh untuk pembangunan sekolah terintegrasi sebagai tindak lanjut perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati meminta seluruh penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Tau Samawa, serta kembali mengabdi untuk membangun daerah setelah menyelesaikan pendidikan. Kartu Sumbawa Pintar diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi unggul Sumbawa.


Komentar