Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Program 21 Kambeke Ana Kian Mengakar di Dompu

Program 21 Kambeke Ana Kian Mengakar di Dompu

Kambeke Ana Kian Mengakar (Foto: TA)
Kambeke Ana Kian Mengakar (Foto: TA)

Dompu, Radardemokrasi.com – Program 21 Kambeke Ana kembali menjadi perhatian dalam upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak di Kabupaten Dompu. Program 21 Kambeke Ana terus disosialisasikan melalui kolaborasi lintas sektor agar semakin dikenal dan dipahami masyarakat hingga tingkat desa.

Salah satu bentuk dukungan terlihat dari keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima yang melaksanakan pengabdian di Desa Bara, Kabupaten Dompu.

Mereka membagikan selebaran kepada warga sebagai media edukasi mengenai Program 21 Kambeke Ana, sekaligus mengajak masyarakat ikut berperan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu. Kepala Dinas, Miftahul Suadah, menilai keterlibatan mahasiswa menjadi bukti bahwa Program 21 Kambeke Ana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Miftahul Suadah, generasi muda memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi sekaligus membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan anak.

UPTD Dikpora Woja Bergerak, Layani Pendidikan

Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak pihak yang terlibat aktif mendukung keberhasilan Program 21 Kambeke Ana di seluruh wilayah Dompu.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, aparat desa, hingga masyarakat dapat terus diperkuat.

Dengan demikian, berbagai program perlindungan anak dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masa depan generasi penerus.

Sementara itu, warga Desa Bara, Nurlina, pada Senin, 20 Juli 2026, mengaku senang atas kehadiran mahasiswa KKN yang aktif memberikan informasi langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, pembagian selebaran membuat warga lebih mudah memahami tujuan dan manfaat Program 21 Kambeke Ana.

Wabup Sumbawa Lepas PLKI, Bidik Kerja Nasional

Nurlina mengatakan sosialisasi semacam itu penting karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai perlindungan anak.

Ia berharap kegiatan edukasi terus dilakukan secara rutin sehingga kepedulian warga semakin meningkat dan lingkungan yang aman bagi anak benar-benar terwujud di Kabupaten Dompu.

Ia juga berharap seluruh orang tua, tokoh masyarakat, dan pemuda ikut berperan aktif menjaga, mendampingi, serta melindungi setiap anak di lingkungan masing-masing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *