Daerah
Beranda / Daerah / HANI Sumbawa Gaungkan Perang Total Melawan Narkoba

HANI Sumbawa Gaungkan Perang Total Melawan Narkoba

Sumbawa Lawan Narkoba (Foto: SB)
Sumbawa Lawan Narkoba (Foto: SB)

Sumbawa, Radardemokrasi.com – HANI Sumbawa kembali menggema sebagai pengingat bahwa ancaman narkotika tidak lagi bisa dipandang sebelah mata.

HANI Sumbawa menjadi momentum memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkoba yang kini menyasar berbagai kalangan, terutama generasi muda. HANI Sumbawa juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menyelamatkan masa depan bangsa.

Semangat HANI Sumbawa terus digaungkan sepanjang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Aula SMP Negeri 3 Sumbawa Besar, Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., bersama unsur Forkopimda, Kepala BNN Kabupaten Sumbawa AKBP Denny Priadi, S.Sos., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala SMP Negeri 3 Sumbawa Besar, para pelajar, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi penerus. Karena itu, seluruh masyarakat diminta memiliki keberanian mengatakan “tidak” terhadap narkoba dan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.

KLU Tancap Gas Sambut MTQH NTB 2027 Lebih Awal

Menurutnya, pendekatan kepada Generasi Z harus dilakukan dengan cara yang relevan. Program Teman Sebaya dinilai efektif karena komunikasi antarremaja lebih mudah diterima dibanding pendekatan formal. Di sisi lain, keluarga tetap menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak agar tidak mudah terjerumus.

Sekda juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi telah dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memperluas peredaran melalui media digital. Karena itu, pengawasan, edukasi, dan literasi digital harus diperkuat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sumbawa AKBP Denny Priadi mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir terdapat 296 pasien menjalani rehabilitasi di Klinik Pratama BNN Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 193 orang berusia 15–25 tahun dan 96 di antaranya masih berstatus pelajar.

Deteksi dini terhadap 570 siswa di enam SMP dan sepuluh SMA pada akhir 2025 juga menemukan 72 siswa dari empat SMP dan delapan SMA terindikasi terpapar penyalahgunaan narkoba. Data tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak agar semakin serius melakukan pencegahan.

BNN Kabupaten Sumbawa terus mengembangkan Program Teman Sebaya melalui kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari program ANANDA BERSINAR untuk mencetak agen perubahan di lingkungan pelajar.

Jarot Lantik Kades PAW Pungkit, Integritas Diuji

Salah seorang warga Sumbawa, Rahman, mengajak seluruh masyarakat tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba. “Mari lawan dan lawan narkoba.

Selamatkan anak-anak kita, karena masa depan Sumbawa ada di tangan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas narkoba,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *