Mataram, Radardemokrasi.com – Wagub NTB meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP tidak menjadikan ketegasan sebagai alasan untuk bersikap keras kepada masyarakat. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan penegakan peraturan daerah.
Pesan itu disampaikan saat memimpin apel kedisiplinan di halaman Kantor Satpol PP Provinsi NTB, Mataram, Senin, 10 Agustus 2026. Wagub NTB mengatakan personel Satpol PP harus mampu menjadi pengayom sekaligus representasi pemerintah daerah.
Menurut Indah, masyarakat semakin kritis, termasuk ketika menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa. Karena itu, personel membutuhkan kemampuan mengendalikan emosi, berkomunikasi, dan memberi ruang yang setara bagi masyarakat.
Wagub NTB juga mengingatkan bahwa seragam Satpol PP bukan simbol kegagahan. Seragam tersebut merupakan wajah pemerintah yang harus dijaga melalui ucapan, tindakan, dan perilaku.
Ia meminta seluruh personel meninggalkan persoalan pribadi ketika bertugas. Pendekatan yang tenang, menurut dia, dapat mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.
Wagub NTB turut menyoroti pentingnya kepemimpinan perempuan di lingkungan Satpol PP.
Ia menilai perempuan memiliki kapasitas setara untuk mengisi jabatan strategis, sekaligus mengingatkan pegawai perempuan menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan keluarga.
Selain itu, Wagub NTB meminta aparatur menjaga integritas, rahasia jabatan, serta hubungan kerja. Era keterbukaan informasi, kata dia, menuntut setiap pegawai semakin mawas diri.
Wagub NTB mengapresiasi personel berprestasi, termasuk atlet, petugas penjaga rumah jabatan, dan pegawai yang memasuki masa purna tugas.
Indah berharap disiplin, etika, dan integritas membuat Satpol PP mampu menegakkan aturan secara tegas tanpa menjauh dari masyarakat.
Apel tersebut dihadiri Asisten III Setda NTB Eva Dewiyani, Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno, serta Kepala Satpol PP NTB Nunung Triningsih beserta jajaran.
Langkah tersebut menjadi pengingat bahwa kewibawaan pemerintah tidak semata lahir dari kewenangan, melainkan dari sikap aparatur ketika berhadapan dengan masyarakat. Satpol PP NTB diharapkan mampu menjaga ketertiban dengan kepala dingin, bekerja profesional, menghormati aspirasi warga, serta menjadikan integritas sebagai fondasi utama setiap tindakan di lapangan.


Komentar