Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Harga Pangan Dijaga, GPM Menyapa Warga Montong Are

Harga Pangan Dijaga, GPM Menyapa Warga Montong Are

Gerakan Pangan Murah (Foto: MT)
Gerakan Pangan Murah (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Rusunawa Montong Are, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram, Kamis, 3 September 2026.

Program melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan itu menyasar warga di tengah permukiman, dengan menawarkan sejumlah kebutuhan pokok di bawah harga pasar.

Daging ayam ras, misalnya, dijual Rp37 ribu per kilogram. Harga itu lebih rendah dibanding harga pasar yang berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Beras, minyak goreng, dan bawang merah juga menjadi komoditas yang diburu warga. Antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan pangan murah bukan sekadar urusan seremoni pemerintah.

Pemprov NTB menyatakan akan terus mengawal ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan. GPM menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk meredam gejolak harga sekaligus mendekatkan bahan pangan kepada masyarakat.

GPM HUT TVRI, NTB Tebar Pangan Murah, Inflasi Tak Dibiarkan Liar

Rangkaian GPM berikutnya dijadwalkan berlangsung di halaman Rumah Sakit Mandalika, Sengkol, pada 5 September 2026.

Di tengah kenaikan kebutuhan masyarakat menjelang Maulid, pangan murah tentu bukan kemewahan. Ia menjadi semacam rem agar harga kebutuhan pokok tak ikut meroket ketika permintaan meningkat.

Pemerintah pun mengingatkan masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan pangan. Sebab, menjaga ketahanan pangan bukan hanya soal menyediakan barang murah, tetapi juga memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan tidak terbuang percuma.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *