Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Pelabuhan Kilo Mulai Dibangun, Konektivitas Jadi Taruhan Ekonomi

Pelabuhan Kilo Mulai Dibangun, Konektivitas Jadi Taruhan Ekonomi

Bupati Dompu bersama rombongan (Foto: KD)
Bupati Dompu bersama rombongan (Foto: KD)

Dompu, Radardemokfasi.com -Pelabuhan Kilo, konektivitas, ekonomi masyarakat menjadi tiga kata yang mengiringi seremoni pemancangan tiang pembangunan pelabuhan di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Senin, 7 September 2026.

Groundbreaking itu dihadiri Komandan Kodim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, Bupati Dompu H. Bambang Firdaus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kilo Prayitno mengatakan pembangunan tersebut bukan sekadar seremoni konstruksi.

Menurut dia, pelabuhan menjadi bagian dari langkah strategis memperbaiki konektivitas wilayah dan pelayanan transportasi laut.

Pelabuhan diharapkan memperlancar pergerakan orang dan barang. Distribusi logistik juga diproyeksikan lebih efisien. Dari sana, pemerintah berharap perdagangan, perikanan, pariwisata, dan usaha masyarakat memperoleh ruang tumbuh yang lebih luas.

APBD Perubahan Sumbawa Membesar, Ruang Fiskal Belum Aman

Bagi Kecamatan Kilo, pelabuhan bukan hanya bangunan yang berdiri di tepi laut. Ia dapat menjadi pintu keluar-masuk barang sekaligus jalur baru bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo menyatakan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut dia, keberadaan Pelabuhan Kilo memiliki nilai strategis bagi peningkatan akses dan kegiatan ekonomi di wilayah Dompu.

“Pada prinsipnya kami mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dedi.

Namun pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pemancangan tiang. Keamanan, ketertiban, kelancaran pekerjaan, serta dukungan masyarakat menjadi bagian yang menentukan perjalanan proyek tersebut.

Bendungan Banda Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi Sumbawa

Dedi mengatakan sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat diperlukan agar pembangunan berlangsung aman dan tertib.

Pelabuhan Kilo kini memasuki babak baru. Setelah tiang pertama dipancangkan, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai.

Pemerintah berharap pelabuhan itu kelak tidak hanya memperpendek jarak antardaerah, tetapi juga memperbesar perputaran ekonomi di Kilo dan Kabupaten Dompu.

Ukuran keberhasilannya akan terlihat ketika kapal datang, barang bergerak, nelayan memperoleh akses yang lebih baik, dan masyarakat merasakan manfaat pembangunan tersebut secara nyata.

Jika pembangunan berjalan sesuai rencana, Pelabuhan Kilo berpotensi mengubah wajah konektivitas wilayah. Laut tidak lagi sekadar batas, melainkan jalur distribusi dan pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Dompu.

Harga Pangan Dijaga, GPM Menyapa Warga Montong Are

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *