Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Cegah Kekerasan dan Narkoba, Sekolah Kandai I Diperkuat

Cegah Kekerasan dan Narkoba, Sekolah Kandai I Diperkuat

Sosialisasi bahaya narkoba (Foto: KD)
Sosialisasi bahaya narkoba (Foto: KD)

Dompu, Radardemokrasi.com – Cegah kekerasan dan narkoba, sekolah Kandai I diperkuat. Pesannya sederhana: sekolah tak cukup hanya menjadi tempat mengejar nilai, tetapi juga benteng pertama melindungi anak dari kekerasan dan penyalahgunaan narkoba.

Pesan itu mengemuka dalam sosialisasi tentang kekerasan dan bahaya narkoba di SDN No. 06 Dompu, Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.35 WITA itu diikuti sekitar 73 peserta.

Kasdim 1614/Dompu Mayor Inf M. Yamin hadir bersama Camat Dompu Muhammad Iksan, Kapolsek Dompu Ipda Sarbani, Sekretaris BNK Dompu H. Julkifli Hasan, Lurah Kandai I Deni Rahmansyah, serta Kepala SDN No. 06 Dompu M. Hasan.

Kegiatan tersebut dipimpin Lurah Kandai I Deni Rahmansyah. Badai NTB Uswatun Hasanah menjadi salah satu narasumber yang menyampaikan materi kepada peserta.

Sosialisasi ini tidak sekadar mengulang daftar bahaya narkoba. Ada pesan yang lebih mendasar: anak perlu mengenali sejak awal bentuk kekerasan, memahami risikonya, dan mengetahui lingkungan pergaulan yang dapat menyeret mereka pada penyalahgunaan narkotika.

Kajari Sumbawa Titip Cita-Cita di Barisan Siswa

Kehadiran unsur TNI, kepolisian, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan sekolah menunjukkan bahwa persoalan tersebut tidak bisa dibebankan kepada guru atau orang tua saja. Pencegahan membutuhkan banyak tangan sebelum masalah datang mengetuk pintu sekolah.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, peserta mengikuti pemaparan mengenai kekerasan dan bahaya narkoba.

Di lingkungan pendidikan, pencegahan memang lebih murah daripada penanganan. Anak yang sejak dini dibekali pengetahuan memiliki peluang lebih besar mengenali ancaman dan berani menolaknya.

Kegiatan di Kandai I menjadi bagian dari ikhtiar membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Sebab, ruang kelas idealnya hanya menjadi tempat anak belajar, bukan tempat pertama mereka berhadapan dengan kekerasan atau jerat narkoba

Warga Kandai I, Edwin, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut dia, sosialisasi seperti ini penting karena anak-anak perlu mendapat pemahaman sejak dini. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu pertemuan, tetapi terus dilakukan secara berkala agar sekolah dan lingkungan warga semakin waspada terhadap kekerasan dan narkoba.

Alumni 87 Kembali ke SMPN 2 Praya, Iqbal Bakar Semangat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *