Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Bupati Sumbawa Buka Pelatihan Ritel, UMKM Dibidik Pasar Modern

Bupati Sumbawa Buka Pelatihan Ritel, UMKM Dibidik Pasar Modern

Peserta pelatihan manajemen ritel (Foto: SB)
Peserta pelatihan manajemen ritel (Foto: SB)

Sumbawa, Radarddmkkrasi.com – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, membuka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong produk UMKM lokal agar mampu menembus pasar modern dan bersaing secara profesional. Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Kominfotiksandi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Alfamart, BUMD, Forum UMKM, serta para pelaku UMKM terpilih.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peserta pelatihan merupakan UMKM yang telah melalui proses seleksi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan bersama tim Alfamart. Produk yang terpilih dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan dikelola dengan standar profesional.

Menurut Bupati, peluang memasuki jaringan ritel modern harus diikuti kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan pasar. Ada empat hal yang menjadi perhatian, yakni kualitas produk dan legalitas yang terjamin, harga bersaing, kontinuitas produksi, serta kuantitas produk yang sesuai dengan permintaan pasar.

Keempat aspek tersebut dinilai penting agar produk lokal tidak hanya mampu masuk ke rak penjualan, tetapi juga bertahan di tengah persaingan. Pelaku UMKM dituntut menjaga mutu dan memastikan ketersediaan produk secara konsisten.

Lombok World Forum 2026, Sekda NTB Tantang Riset Berbuah Manfaat

Bupati juga meminta pihak Alfamart memberikan ruang yang strategis bagi produk lokal agar mudah dilihat konsumen. Selain penempatan produk, ia mendorong percepatan pembayaran kepada pelaku UMKM serta penguatan akses pembiayaan melalui kemitraan dengan perbankan.

“Produk UMKM harus mendapat ruang dan kesempatan untuk berkembang. Dengan kualitas yang baik, produksi berkelanjutan, dan dukungan kemitraan, produk lokal Sumbawa diharapkan mampu bersaing di pasar modern,” tegasnya.

Pelatihan Manajemen Ritel tersebut dilanjutkan dengan peninjauan berbagai produk UMKM lokal oleh Bupati bersama Asisten II, kepala OPD terkait, dan Kepala Bagian Ekonomi Setda. Peninjauan itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan produk unggulan serta perluasan akses pemasaran.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat memahami kebutuhan jaringan ritel modern sekaligus memperkuat kesiapan usaha mereka. Tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas, memenuhi permintaan, dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan agar produk lokal Sumbawa memiliki peluang lebih besar di pasar yang lebih luas.

Inflasi NTB Naik, Pangan dan Semen Jadi Sorotan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *