Daerah
Beranda / Daerah / Jarot Tegas Bangun Merit, Birokrasi Tak Lagi Basa-Basi

Jarot Tegas Bangun Merit, Birokrasi Tak Lagi Basa-Basi

Jarot Tegas Bangun Merit (Foto: SB)
Jarot Tegas Bangun Merit (Foto: SB)

Sumbawa, Radardemokrasi.com – Jarot Tegas membangun birokrasi profesional bukan lagi sekadar slogan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusannya dengan memaparkan implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis Sistem Merit di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Di hadapan jajaran BKN, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menegaskan reformasi birokrasi harus dimulai dari tata kelola sumber daya manusia yang objektif, transparan, dan mengedepankan prestasi. Jarot Tegas menyatakan birokrasi modern tidak lagi bisa dijalankan dengan pola lama yang mengabaikan kompetensi dan kinerja.

Didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, serta Tim Manajemen Talenta, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memaparkan berbagai langkah strategis dalam membangun sistem pengembangan karier ASN berbasis pemetaan talenta. Jarot Tegas menyebut penerapan manajemen talenta bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi fondasi menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik.

Data yang dipaparkan menunjukkan hingga 15 Juli 2026 terdapat 12.220 ASN di Kabupaten Sumbawa, terdiri atas 5.504 PNS, 3.780 PPPK, dan 2.936 PPPK Paruh Waktu. Komposisi tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan karier berdasarkan kompetensi serta rekam jejak kinerja.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga memiliki 691 jabatan manajerial. Sebanyak 622 jabatan telah terisi, sedangkan 69 lainnya masih kosong. Salah satu jabatan strategis yang menjadi simulasi penerapan manajemen talenta ialah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Jarot Tegas memastikan pengisian jabatan dilakukan melalui pemetaan talenta, bukan pertimbangan subjektif.

Sosialisasi E-Kinerja Perkuat Disiplin Pegawai KPH

Bupati menegaskan seluruh promosi, rotasi, dan pengisian jabatan akan mengacu pada hasil pemetaan talenta ASN. Tidak boleh ada lagi ruang bagi praktik yang mengabaikan kualifikasi maupun prestasi kerja. Jarot Tegas juga menyiapkan penguatan anggaran, digitalisasi BKPSDM, serta percepatan pengembangan kompetensi ASN agar mampu melahirkan pemimpin birokrasi masa depan.

Melalui ekspose tersebut, BKN memberikan masukan untuk penyempurnaan implementasi Sistem Merit. Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis reformasi birokrasi berbasis talenta akan menjadi fondasi menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *