Mataram, Radardemokrasi.com – Langkah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat pengurusan dokumen kapal nelayan kecil mendapat apresiasi dari Mirah Midadan Fahmid. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempermudah akses nelayan terhadap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sekaligus memperkuat perlindungan negara terhadap pelaku usaha perikanan skala kecil.
Mirah menilai legalitas kapal tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administrasi. Lebih dari itu, keberadaan dokumen resmi kapal merupakan bentuk pengakuan negara yang memberikan kepastian hukum bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan.
“Legalitas kapal bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga bentuk perlindungan negara bagi nelayan agar memperoleh kepastian hukum, akses bantuan, dan dukungan program pemerintah,” ujarnya.
Menurut Mirah, masih banyak nelayan kecil di NTB yang menghadapi kendala dalam mengurus dokumen kapal.
Akibatnya, mereka sering mengalami kesulitan mengakses berbagai program pemerintah, termasuk memperoleh BBM bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama dalam kegiatan melaut.
Karena itu, ia mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten dan kota, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mempercepat proses legalisasi kapal nelayan kecil yang jumlahnya mencapai lebih dari 20 ribu unit di wilayah NTB.
Menurutnya, percepatan legalisasi kapal akan memberikan dampak positif yang luas bagi sektor perikanan daerah. Selain memudahkan akses terhadap BBM subsidi, legalitas kapal juga membuka peluang bagi nelayan untuk memperoleh bantuan sarana produksi, perlindungan usaha, hingga program pemberdayaan yang disiapkan pemerintah.
Mirah menegaskan bahwa kebijakan yang berpihak kepada nelayan harus terus menjadi prioritas pemerintah. Dengan dukungan regulasi yang memudahkan dan pelayanan yang lebih cepat, kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat sekaligus memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah di masa mendatang.


Komentar