Mataram, Radardemokrasi.com – UNBIM atau Universitas Bima Internasional MFH menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat dan Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB dalam upaya meningkatkan literasi keuangan publik di kalangan mahasiswa. Kolaborasi itu diwujudkan melalui Kuliah Pakar yang digelar pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan bertema “Penguatan Literasi Keuangan Publik melalui Pengawasan Sistem Keuangan untuk Mewujudkan Masyarakat Cerdas Finansial” tersebut dibuka Ketua Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Irwansyah.
Menurutnya, penguatan literasi keuangan publik menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pembangunan nasional.
Rektor UNBIM, Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm., mengatakan sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga strategis seperti OJK dan BEI merupakan langkah nyata untuk mencetak lulusan yang unggul, adaptif, profesional, serta memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola keuangan publik.
Dalam kuliah pakar itu, UNBIM menghadirkan Yudi Tri W., Analis Pengawasan Market Conduct, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMST OJK NTB, serta Gusti Ngurah Sandiana, Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Nusa Tenggara Barat, sebagai narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, UNBIM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya pengawasan sistem keuangan, meningkatkan literasi keuangan publik, serta menjadi generasi yang cerdas finansial, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Komitmen UNBIM menghadirkan pendidikan berkualitas terus diperkuat melalui kolaborasi dengan praktisi dan lembaga profesional guna menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.


Komentar