Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Miq Iqbal Akselerasi Transformasi SMK Berbasis Industri

Miq Iqbal Akselerasi Transformasi SMK Berbasis Industri

Ikbal & Siswa SMK (Foto: MT)
Ikbal & Siswa SMK (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mempercepat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri. Miq Iqbal Akselerasi menjadi fokus dalam upaya memperkuat kualitas lulusan SMK agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal melakukan kunjungan kerja ke SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi. Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung penerapan Teaching Factory (TEFA), Project Based Learning (PBL), serta sistem penempatan kerja lulusan hingga ke Jepang dan Jerman. Miq Iqbal Akselerasi pendidikan vokasi dinilai menjadi langkah strategis menghadapi kebutuhan industri global.

Dalam kunjungan itu, Gubernur menegaskan bahwa peluang kerja selalu tersedia. Tantangan utama, menurutnya, adalah menyiapkan lulusan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri melalui hubungan link and match yang nyata, bukan sekadar slogan.

Karakter, disiplin, dan etos kerja harus dibentuk sejak peserta didik masih berada di bangku sekolah. Miq Iqbal Akselerasi pendidikan vokasi harus dimulai dari perubahan budaya belajar.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov NTB akan mengundang pendiri dan manajemen SMK Mitra Industri MM2100 ke NTB untuk menjajaki kerja sama pendampingan sekolah vokasi. Program itu mencakup penyelarasan kurikulum, penguatan budaya kerja industri, peningkatan kompetensi guru, hingga pengembangan lembaga pelatihan terintegrasi atau Sending Organization guna membuka akses resmi lulusan SMK NTB bekerja ke luar negeri. Miq Iqbal Akselerasi menjadi pijakan mempercepat transformasi pendidikan vokasi.

Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu Cetak Siswa Siap Lapangan

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya mencetak lulusan SMK berstandar global sekaligus menekan angka pengangguran secara berkelanjutan. Miq Iqbal Akselerasi diharapkan menjadi motor perubahan menuju pendidikan vokasi yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Salah seorang siswa SMK, Andri, menyambut positif langkah Gubernur NTB tersebut. Menurutnya, penguatan kerja sama dengan dunia industri akan memberikan motivasi besar bagi para pelajar untuk meningkatkan kompetensi dan disiplin sejak di bangku sekolah. “Kami bangga karena pemerintah benar-benar memperhatikan masa depan siswa SMK. Program seperti ini membuat kami semakin optimistis bisa bersaing di dunia kerja, bahkan hingga tingkat internasasional,” ujar Andri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *