Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Bupati Lotim: Pelatihan Jangan Sekadar Ulang Resep

Bupati Lotim: Pelatihan Jangan Sekadar Ulang Resep

Bupati Lotim (Foto: LT)
Bupati Lotim (Foto: LT)

Dompu, Radardemokrasi.com -Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menilai pelatihan berbasis kompetensi merupakan langkah penting untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha di daerah.

Menurut Haerul, lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi belum tentu langsung memiliki keterampilan praktis. Karena itu, pelatihan menjadi ruang untuk menempa kemampuan sekaligus membekali peserta dengan keahlian yang benar-benar dapat diterapkan.

Menurut dia, ijazah SMA, SMK, hingga perguruan tinggi belum otomatis membuat seseorang siap bekerja dengan keterampilan praktis. Karena itu, pelatihan diperlukan untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Namun, Haerul meminta penyelenggara tidak terjebak pada pola lama. Pelatihan yang sama, menurut dia, tak perlu terus diproduksi jika kebutuhan masyarakat dan pasar sudah berubah.

Ia meminta jenis keterampilan dipetakan berdasarkan kebutuhan pasar, kondisi wilayah, latar belakang peserta, serta potensi sumber daya alam di lingkungan masing-masing. Penyedia pelatihan, kata dia, harus lebih jeli membaca peluang.

Babinsa Serakapi Kawal Pemilihan Ketua Komite Sekolah

Bakat peserta juga menjadi pertimbangan. Keterampilan yang diajarkan idealnya tidak berseberangan dengan minat orang yang menerimanya. Bantuan peralatan pun diminta mengikuti kebutuhan dan potensi wilayah, bukan sekadar dibagikan lalu selesai.

Pelatihan kekinian seperti content creator, kata Haerul, layak terus didorong. Perubahan zaman membuat keterampilan digital bukan lagi sekadar hobi, tetapi dapat menjadi pintu masuk ke dunia kerja dan usaha.

Pesan itu disampaikan Haerul saat menutup Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi sekaligus menyerahkan bantuan peralatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBH-CHT Tahun Anggaran 2026.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Haerul menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan dan menerima bantuan peralatan.

Ia meminta bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai peralatan hanya menjadi barang inventaris yang tersimpan rapi, tetapi kehilangan fungsi ketika pelatihan berakhir.

Cegah Kekerasan dan Narkoba, Sekolah Kandai I Diperkuat

Bupati juga membuka pintu bagi peserta yang masih membutuhkan pendalaman. Mereka dipersilakan kembali untuk memperkuat materi dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan keterampilan.

Di titik itu, pelatihan diuji bukan dari seremoni penutupan, melainkan dari apa yang dilakukan peserta setelah pulang membawa keterampilan dan peralatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *