Dompu, Radardemokrasi.com – Kegiatan Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh peserta sebagai upaya membangun kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan sebelum mengikuti pembelajaran lapangan. Setelah apel, peserta menerima materi teori yang dilanjutkan dengan praktik langsung di bawah bimbingan Arijansyah, staf Balai KPH Wilayah VI.
Dalam sesi pertama, Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu memperkenalkan fungsi dasar perangkat GPS. Para siswa dikenalkan pada komponen alat, prinsip kerja satelit, hingga manfaat GPS dalam menentukan posisi, pemetaan, dan navigasi.
Materi juga menjelaskan pemanfaatan GPS untuk pengelolaan kawasan hutan, pemantauan lingkungan, serta kegiatan survei.
Tahapan berikutnya membahas cara menghidupkan dan mengatur perangkat. Peserta mempraktikkan proses menyalakan GPS, menghubungkan sinyal satelit, mengatur sistem koordinat, format tampilan, dan zona waktu.
Instruktur menegaskan bahwa pengaturan yang benar menjadi kunci menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya, Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu mengajarkan teknik memperoleh koordinat lokasi. Siswa belajar membaca garis lintang dan bujur, mengevaluasi kualitas sinyal, serta memahami perbedaan sistem koordinat untuk menghindari kesalahan pencatatan data.
Pada tahap akhir, Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu melatih peserta menyimpan titik atau waypoint. Setiap siswa mempraktikkan perekaman lokasi, pemberian nama titik, hingga pengelolaan data agar mudah digunakan kembali saat kegiatan lapangan.
Melalui Pelatihan GPS SMKN 2 Dompu, diharapkan kemampuan teknis siswa terus berkembang sehingga menjadi bekal penting menghadapi kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang kehutanan, lingkungan, survei, dan pemetaan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dokumentasi pelaksanaan pembelajaran sekaligus komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan siap terjun ke lapangan.
Rudianto, salah seorang siswa SMKN 2 Dompu, mengatakan kegiatan pembelajaran GPS memberikan pengalaman baru dalam mengenal fungsi dan cara penggunaan alat di lapangan. Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami karena langsung dipraktikkan. Ia berharap keterampilan tersebut dapat terus diasah melalui kegiatan pembelajaran berikutnya agar semakin terbiasa menggunakannya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar kemampuan siswa semakin meningkat bersama.


Komentar