Dompu, Radardemokrasi.com – HUT RI ke-81, RSUD Dompu Bangga Merawat Negeri menjadi momentum bagi keluarga besar RSUD Kabupaten Dompu untuk meneguhkan kembali makna kemerdekaan melalui pengabdian kepada masyarakat.
Direktur RSUD Kabupaten Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P, bersama seluruh jajaran rumah sakit menyampaikan rasa bangga sekaligus haru memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 2026. Bagi mereka, kemerdekaan bukan hanya peristiwa sejarah yang diperingati setiap Agustus, melainkan amanah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semangat kemerdekaan terasa semakin bermakna ketika diwujudkan dalam pekerjaan sehari-hari. Dokter, perawat, tenaga kesehatan, tenaga administrasi hingga seluruh unsur pelayanan rumah sakit memiliki peran masing-masing dalam menjaga denyut pelayanan kesehatan masyarakat Dompu.
Di balik pintu rumah sakit, pengabdian itu berlangsung tanpa banyak suara. Ada pasien yang membutuhkan pertolongan, keluarga yang menunggu kepastian, serta tenaga kesehatan yang harus tetap sigap menjalankan tugas. Di situlah nilai kemerdekaan menemukan bentuknya yang paling nyata: hadir untuk sesama.
Dr. Fitratul Ramadhan dan jajaran RSUD Dompu menjadikan peringatan HUT RI ke-81 sebagai bahan refleksi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan.
Semangat kebangsaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjelma menjadi etos kerja, kedisiplinan, profesionalisme, dan kepedulian.
Apresiasi juga patut diberikan kepada Pemerintah Daerah Dompu di bawah kepemimpinan daerah yang terus mendorong pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Rumah sakit sebagai salah satu institusi strategis daerah membutuhkan dukungan kebijakan dan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kemerdekaan, dalam konteks pelayanan publik, pada akhirnya bukan sekadar bebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga berarti membangun daerah agar masyarakat memperoleh hak pelayanan yang layak, cepat, manusiawi, dan bermartabat.
Karena itu, HUT RI ke-81 menjadi pengingat bagi keluarga besar RSUD Dompu bahwa merawat negeri dapat dimulai dari tempat paling dekat: merawat manusia.
Dengan semangat tersebut, RSUD Dompu ingin terus berdiri sebagai bagian dari pembangunan daerah. Bukan hanya sebagai tempat masyarakat mencari kesembuhan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian yang menghadirkan harapan.
Rasa bangga dan haru yang disampaikan Direktur bersama seluruh jajaran akhirnya memiliki pesan yang sederhana: kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata.
Bagi RSUD Dompu, merah putih bukan hanya berkibar di halaman rumah sakit. Semangatnya diharapkan hidup dalam setiap pelayanan, setiap pengabdian, dan setiap upaya menjaga kesehatan masyarakat Dompu. [ADV/SLN]


Komentar