Daerah
Beranda / Daerah / PKK NTB Bedah Empat Isu, Sinta Minta Jangan Berhenti di Seremoni

PKK NTB Bedah Empat Isu, Sinta Minta Jangan Berhenti di Seremoni

Rakerda TP PKK NTB (Foto: MT)
Rakerda TP PKK NTB (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal meminta kader PKK turun mendampingi masyarakat, bukan sekadar hadir dalam seremoni dan menuntaskan program di atas kertas.

Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal membuka Rakerda TP PKK se-Provinsi NTB di Aula NTB Syariah, Mataram, Jumat (4/9). Forum ini mengusung tema “Sinergi Program Gerakan PKK Mendukung Keluarga Berkualitas Menuju NTB Makmur Mendunia”.

Sinta mengatakan Rakerda menjadi ruang menyamakan misi dan menyelaraskan program kerja PKK hingga tingkat desa. Ia meminta pengurus PKK kabupaten dan kota tidak sekadar menjalankan agenda rutin.

“Hari ini adalah hari kita menyamakan misi. PKK NTB harus meniatkan diri hadir bersama masyarakat. Jangan hadir hanya saat diundang atau meresmikan sesuatu, tapi kita harus dampingi, dengarkan, dan bantu cari solusinya,” tegas Sinta.

Empat Isu Dibedah

Taman Amahami Dipoles, Bunga Baru Mengusir Kumuh

Rakerda membedah empat isu besar dengan melibatkan narasumber lintas sektor. Salah satunya penanganan radikalisme bersama Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Isu pendidikan anak juga dibahas bersama Dinas Dikpora NTB.

Sinta menilai persoalan sosial di setiap daerah memiliki karakter berbeda. Stunting, misalnya, tidak selalu selesai hanya dengan membagikan bantuan pangan.

“Ada daerah yang setahun memberi telur tetapi angkanya belum turun,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan tersebut menunjukkan perlunya pendekatan yang berbeda. Forum Rakerda, kata Sinta, menjadi tempat bertukar pengalaman untuk mencari pola penanganan yang lebih tepat.

“Isu di bawah permukaan seperti radikalisme juga perlu kita pahami bersama,” katanya.

ASN Distan NTB Mangkir 93 Hari, Wagub Minta Berbenah

Rakerda berlangsung selama dua hari dan dirangkaikan dengan HKG PKK. Forum itu sekaligus menjadi ruang pematangan program unggulan baru Provinsi NTB.

Program tersebut nantinya dapat diadaptasi pemerintah dan TP PKK kabupaten/kota sesuai kondisi serta kearifan lokal masing-masing daerah.

Sinta menekankan modal sosial dan jejaring PKK harus dipakai untuk memastikan gerakan organisasi menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita punya sistem sinergi dan kolaborasi yang baik. Mari manfaatkan modal sosial dan jejaring PKK untuk mewakafkan diri kepada masyarakat, sehingga setiap gerakan tepat sasaran,” pungkasnya.

Dekranasda NTB Tancap Gas, Wastra Daerah Disiapkan Menembus Kriya Nusantara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *