Mataram, Radardemokrasi.com – Ajang Talenta kembali menjadi panggung pembuktian kualitas pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga resmi membuka Ajang Talenta Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 sebagai langkah menyiapkan generasi berprestasi yang siap bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.
Pembukaan kegiatan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd. Kegiatan tersebut menghadirkan empat kompetisi bergengsi, yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Lomba Debat Indonesia (LDI).
Ajang Talenta turut dihadiri pejabat eselon III dan IV, pengawas Dinas DIKPORA NTB, Ketua MKKS SMA kabupaten/kota, kepala SMA negeri se-Kota Mataram, dewan juri, guru pendamping, panitia, hingga para peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di NTB.
Kehadiran mereka menjadi penanda kuat bahwa pembinaan prestasi pelajar membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Syamsul Hadi menegaskan Ajang Talenta bukan sekadar kompetisi untuk mengejar medali. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik mengembangkan potensi, membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat masing-masing.
Ia mengingatkan peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Proses belajar, sportivitas, kejujuran, dan integritas harus menjadi nilai utama dalam setiap perlombaan. Baginya, juara sejati adalah mereka yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter.
Ajang Talenta juga diharapkan melahirkan atlet pelajar, ilmuwan muda, seniman, dan pendebat yang mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional bahkan internasional. Harapan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas ruang pengembangan bakat generasi muda.
Melalui Ajang Talenta, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, inovasi, serta daya saing global.
Momentum ini diharapkan menjadi titik lahirnya talenta-talenta terbaik yang membawa nama baik NTB sekaligus Indonesia di berbagai ajang prestasi dunia. Ajang Talenta menjadi simbol optimisme bahwa masa depan daerah dibangun dari kualitas generasi mudanya.


Komentar