Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Potensi Kopi Lombok Timur Terhambat Praktik Ijon

Potensi Kopi Lombok Timur Terhambat Praktik Ijon

Potensi Kopi Lombok Timur (Foto: HS)
Potensi Kopi Lombok Timur (Foto: HS)

Jakarta, Radardemokrasi.com – Potensi Kopi Lombok Timur menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif. Komoditas unggulan ini memiliki peluang besar menembus pasar nasional hingga internasional berkat kualitas biji kopi yang semakin dikenal. Namun, di balik potensi tersebut, masih tersimpan persoalan mendasar yang membayangi kehidupan para petani.

Potensi Kopi Lombok Timur belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan bagi petani. Banyak petani masih bergantung pada praktik ijon karena keterbatasan modal usaha dan kebutuhan ekonomi sehari-hari. Akibatnya, hasil panen dijual jauh sebelum masa panen dengan harga yang lebih rendah sehingga keuntungan lebih banyak dinikmati pihak perantara.

Potensi Kopi Lombok Timur seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat jika didukung kebijakan yang berpihak kepada petani. Akses pembiayaan yang mudah, bunga ringan, dan prosedur sederhana menjadi kebutuhan mendesak agar petani tidak lagi bergantung pada sistem ijon yang merugikan.

Selain itu, penguatan kapasitas petani melalui pelatihan budidaya, manajemen usaha, hingga pemasaran harus terus diperluas. Potensi Kopi Lombok Timur juga memerlukan kelembagaan petani yang kuat, seperti koperasi atau kelompok tani, sehingga posisi tawar petani meningkat dalam rantai perdagangan kopi.

Langkah lain yang tidak kalah penting adalah mendorong hilirisasi produk kopi. Pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah diyakini mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat daya saing kopi lokal di pasar yang lebih luas.

SAMA RASA NTB Tekan Inflasi, Harga Pangan Stabil

Potensi Kopi Lombok Timur akan semakin besar apabila didukung inovasi, promosi, dan investasi pada sektor pengolahan.

Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem kopi yang berkelanjutan.

Potensi Kopi Lombok Timur tidak hanya diukur dari besarnya produksi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan kesejahteraan nyata bagi petani sebagai pelaku utama. Dengan langkah tersebut, kopi Lombok Timur diharapkan benar-benar menjadi komoditas unggulan yang mampu mengangkat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan taraf hidup para petaninya.

“Lalu Sahnin, petani kopi setempat, mengatakan para petani berharap adanya dukungan nyata untuk mempermudah akses permodalan dan meningkatkan pemasaran hasil panen. Menurutnya, jika pembiayaan lebih mudah dijangkau dan harga kopi tetap stabil, kesejahteraan petani akan semakin baik seiring berkembangnya potensi kopi Lombok Timur.”

Bank NTB Syariah Gaspol Transformasi Digital 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *