Mataram, Radardemokrasi.com – Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB menjadi narasumber dalam kegiatan BBPOM Mataram Perkuat Keterbukaan Informasi Publik yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram.
BBPOM Mataram Perkuat budaya transparansi melalui kegiatan brainstorming yang diikuti seluruh pegawai, mahasiswa magang, peserta PKL, tenaga outsourcing (OS), serta petugas kebersihan (CS).
Kegiatan dibuka Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta membangun komitmen bersama agar keterbukaan informasi menjadi bagian dari budaya kerja.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus berjalan seiring dengan transparansi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
Dalam pemaparannya, Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB menjelaskan pentingnya implementasi keterbukaan informasi publik sebagai salah satu fondasi pelayanan kepada masyarakat. Melalui BBPOM Mataram Perkuat keterbukaan informasi publik, setiap unsur di lingkungan kerja diharapkan memahami hak masyarakat memperoleh informasi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Ditemui usai kegiatan, Kepala BBPOM Mataram Yogi Abaso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengaku mendukung penuh penguatan keterbukaan informasi di lingkungan BBPOM Mataram.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh pegawai sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin terbuka, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengaku bangga karena seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias.
Salah seorang mahasiswa magang, Imam, mengatakan materi yang disampaikan narasumber menambah wawasan mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik. Ia menilai transparansi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Menurutnya, pemahaman tersebut akan menjadi bekal selama mengikuti proses magang maupun ketika memasuki dunia kerja.
Melalui BBPOM Mataram Perkuat keterbukaan informasi publik, seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan nilai transparansi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata membangun budaya kerja yang informatif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan demikian, komitmen menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.
Sekaligus memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang profesional dan berintegritas, secara berkelanjutan demi pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.


Komentar