Pendidikan
Beranda / Pendidikan / DP3A Dompu Perkuat Sekolah Ramah Anak di Woja

DP3A Dompu Perkuat Sekolah Ramah Anak di Woja

DP3A Perkuat Sekolah Ramah Anak (Foto: DP)
DP3A Perkuat Sekolah Ramah Anak (Foto: DP)

Dompu, Radardemokrasi.com – Kegiatan DP3A Dompu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan anak melalui pendidikan sejak dini. Pada Selasa, 14 Juli 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di SMP Negeri 1 Woja.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3A Kabupaten Dompu bersama Bidang Perlindungan Anak (PPA) menyampaikan berbagai materi penting kepada peserta didik baru. Materi yang diberikan meliputi perlindungan anak, pencegahan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan NAPZA, hingga pengenalan Program 21 Kambeke Ana sebagai langkah membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap sesama dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak.

DP3A Dompu menekankan bahwa sekolah bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang harus mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan penghormatan terhadap hak-hak setiap anak. Melalui pemahaman tersebut, peserta didik diharapkan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan maupun tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai penutup kegiatan, DP3A Dompu bersama Kepala SMP Negeri 1 Woja, Nurwahidah, S.Pd., menandatangani Memorandum of Agreement (MoA). Kesepakatan itu menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi perlindungan perempuan dan anak di lingkungan sekolah.

DP3A Dompu meyakini kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadirkan lingkungan pendidikan yang sehat dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat pemenuhan hak anak sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.

PPID Sekolah Diperkuat, Transparansi Makin Ketat

Salah seorang peserta didik baru, Ardiansyah, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan memberikan pengetahuan baru tentang pentingnya saling menghormati teman, menjauhi perundungan, serta menghindari penyalahgunaan NAPZA.

DP3A Dompu berharap sinergi bersama SMP Negeri 1 Woja terus berlanjut sehingga budaya sekolah ramah anak dapat diwujudkan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Dompu.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai mampu memperkuat pemahaman peserta didik tentang pentingnya disiplin, saling menghargai, serta menjaga lingkungan belajar yang positif.

 

MPLS Ramah Sumbawa Tegaskan Sekolah Bebas Perundungan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *