Mataram, Radardemokrasi.com – Gubernur NTB, qLalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Gubernur NTB, ketersediaan data ekonomi yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Gubernur NTB menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis untuk memotret kondisi riil dunia usaha di Nusa Tenggara Barat. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar pemerintah dalam merancang program pemberdayaan ekonomi, memperkuat sektor usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah NTB.
Berdasarkan proyeksi, jumlah unit usaha di NTB pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 658 ribu unit. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil Sensus Ekonomi 2006 yang mencatat sekitar 544 ribu unit usaha. Peningkatan ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus berkembang dan membutuhkan data yang valid agar arah pembangunan semakin efektif.
Menurut Gubernur NTB, hasil pendataan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pembiayaan, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat sektor unggulan daerah. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pariwisata, yang terus berkembang melalui berbagai agenda internasional, termasuk MotoGP Mandalika.
Lebih lanjut, Gubernur NTB menilai data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan ekonomi global.
Selain itu, data tersebut juga menjadi acuan dalam pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026.
Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 adalah tanggung jawab bersama.
Dengan data yang akurat, kita dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, dan mewujudkan NTB Makmur Mendunia,” ujar Gubernur NTB.
Pemerintah Provinsi NTB optimistis, melalui sinergi seluruh elemen masyarakat dan dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026, pembangunan ekonomi daerah akan semakin kuat, inklusif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.


Komentar