Sumbawa, Radardemokrasi.com – Jarot Lantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Pungkit menjadi penanda dimulainya babak baru pemerintahan desa di Kecamatan Moyo Utara. Jarot Lantik kembali menguat sebagai perhatian publik setelah Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi mengambil sumpah jabatan Abdul Hamid, S.Sos. sebagai Kepala Desa Antar Waktu masa jabatan 2020–2028, Kamis, 23 Juli 2026, di Aula H. Madelaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa.
Prosesi pelantikan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, pimpinan OPD, serta sejumlah tamu undangan.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan desa.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pemilihan kepala desa antar waktu dilakukan melalui musyawarah desa sesuai ketentuan perundang-undangan apabila sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya masih lebih dari satu tahun. Jarot Lantik juga menegaskan bahwa mekanisme musyawarah merupakan bentuk demokrasi yang mengedepankan nilai mufakat sebagai jati diri bangsa.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Desa Pungkit mengakhiri perbedaan pandangan selama proses pemilihan.
Menurutnya, energi masyarakat harus diarahkan untuk membangun desa yang lebih maju, unggul, dan sejahtera melalui semangat persatuan.
Kepada Abdul Hamid, Bupati memberikan pesan tegas agar amanah dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan dana desa harus dilakukan secara jujur, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Jarot Lantik menjadi pengingat bahwa integritas kepala desa menjadi benteng utama mencegah penyimpangan anggaran dan persoalan hukum.
Ia juga meminta kepala desa melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga seluruh unsur warga dalam setiap tahapan pembangunan. Selain memperkuat partisipasi, tertib administrasi dan tata kelola keuangan desa wajib menjadi prioritas.
Jarot Lantik turut menekankan pentingnya mengoptimalkan peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, pembangunan nasional harus dimulai dari desa karena desa merupakan garda terdepan pemerataan pembangunan.
Jarot Lantik diharapkan menjadi awal lahirnya kepemimpinan yang responsif, dekat dengan masyarakat, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas demi kemajuan Desa Pungkit.


Komentar