Daerah
Beranda / Daerah / Ketua DPRD Ngantor di Kadindi, Warga Tagih Solusi Nyata

Ketua DPRD Ngantor di Kadindi, Warga Tagih Solusi Nyata

Muttakun Ketua DPRD Dompu (Foto: MT)
Muttakun Ketua DPRD Dompu (Foto: MT)

Dompu, Radardemokrasi.com – Ketua DPRD Ngantor di Kadindi dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 di Kantor Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Agenda sehari berkantor di desa itu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Desa Kadindi.

Melalui agenda tersebut, masyarakat Kecamatan Pekat dipersilakan menyampaikan aspirasi, berdiskusi, serta membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi DPRD sebagai wakil rakyat. Ketua DPRD Ngantor di Kadindi diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan lembaga legislatif.

Momentum itu sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Desa Kadindi. Harapan pun mengalir agar desa yang memasuki usia ke-56 mampu terus berkembang menjadi pusat pelayanan, kemajuan, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Warga Desa Kadindi, Husen, menyatakan menyambut baik kedatangan Ketua DPRD Dompu. Namun, menurutnya, masyarakat tidak lagi membutuhkan kunjungan yang hanya bersifat seremonial.

Ketua DPRD Ngantor di Kadindi harus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Seleksi KPID NTB Diperketat Demi Komisioner Berintegritas

“Kalau sekadar datang, menginap, lalu pulang tanpa hasil, untuk apa berkunjung. Kami berharap ada kepedulian dan langkah nyata demi kemajuan Kecamatan Pekat,” ujar Husen.

Harapan senada disampaikan Beni, warga Tambora. Ia menilai masih banyak persoalan pembangunan yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik hingga kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, Ketua DPRD Ngantor di Kadindi semestinya menjadi momentum untuk memastikan setiap aspirasi ditindaklanjuti dengan kebijakan yang konkret.

Bagi warga, kehadiran pimpinan DPRD bukan sekadar memenuhi agenda kerja di daerah. Ketua DPRD Ngantor di Kadindi menjadi ujian sejauh mana wakil rakyat benar-benar mendengar, memperjuangkan, dan memastikan kepentingan masyarakat berujung pada tindakan nyata, bukan sekadar rangkaian janji yang berulang setiap kali kunjungan kerja dilakukan.

Harapan serupa disampaikan Sri, warga Desa Calabai. Menurutnya, momentum kunjungan Ketua DPRD seharusnya dimanfaatkan untuk melakukan sidak distribusi LPG 3 kilogram yang kerap dikeluhkan masyarakat. “Ketua jangan hanya datang tidur atau ujung-ujungnya berwisata di Pantai Labuan Barat, Desa Nanga Miro. Warga menunggu kerja nyata, bukan agenda seremonial,” katanya.

BPS Lombok Timur Evaluasi Layanan Data Transparan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *