Daerah
Beranda / Daerah / Patroli Khusus Hutan Riwo Pastikan Kawasan Tetap Aman

Patroli Khusus Hutan Riwo Pastikan Kawasan Tetap Aman

Hutan Riwo (Foto: PH)
Hutan Riwo (Foto: PH)

Dompu, Radardemokrasi.com – Patroli Khusus Hutan kembali digelar di Resort Riwo sebagai langkah memperkuat pengamanan kawasan hutan negara sekaligus memastikan tidak terjadi pelanggaran kehutanan. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Kepala Resort Riwo, Moh.

Thaufan, S.Hut., sebelum tim bergerak menuju sejumlah titik pengawasan.

Dalam arahannya, Moh. Thaufan menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pelanggaran. Seluruh personel diminta menjalankan patroli secara cermat, mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, serta memastikan kondisi kawasan tetap terjaga.

Patroli Khusus Hutan kemudian bergerak menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai suara mesin gergaji yang terdengar di kawasan Doro Mboha. Tim menuju lokasi yang berada di kawasan Riwo RTK 43, tepatnya pada fungsi Hutan Produksi Terbatas (HPT) Blok Pemanfaatan Kawasan, Jasa Lingkungan, dan Hasil Hutan Bukan Kayu petak HPT-329.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan seorang warga sedang menebang pohon kapuk menggunakan mesin gergaji.

Seleksi KPID NTB Diperketat Demi Komisioner Berintegritas

Setelah dilakukan pengecekan batas kawasan secara teliti, aktivitas tersebut dipastikan berada di luar kawasan hutan negara. Meski tidak ditemukan pelanggaran, petugas tetap memberikan penyuluhan agar masyarakat memahami batas kawasan dan menjaga kelestarian hutan. Patroli Khusus Hutan menjadi sarana edukasi sekaligus pencegahan terhadap potensi pelanggaran.

Usai melakukan pengecekan informasi masyarakat, tim melanjutkan pendataan pal batas kawasan. Kegiatan mencakup pencatatan pal batas nomor B 480 hingga B 475, pengambilan koordinat UTM pada setiap pal, serta dokumentasi sebagai bahan arsip pelaksanaan. Patroli Khusus Hutan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian batas kawasan hutan.

Selain itu, petugas menginventarisasi potensi kawasan di areal garapan masyarakat KTH Doro Mboha. Hasil pendataan menunjukkan keberadaan tanaman buah seperti nangka, mangga, sirsak, dan srikaya. Tim juga mencatat potensi pohon bernilai ekonomi, antara lain jati, asam, ntana, sambi, dan due-due.

Hingga kegiatan berakhir, kondisi kawasan tetap aman dan terkendali. Tidak ditemukan indikasi perambahan, kerusakan hutan, maupun aktivitas yang melanggar ketentuan kehutanan. Patroli Khusus Hutan diharapkan terus menjadi upaya menjaga kelestarian kawasan sekaligus memperkuat sinergi antara petugas dan masyarakat. Dengan demikian, Patroli Khusus Hutan mampu menjaga fungsi hutan tetap lestari untuk keberlanjutan lingkungan.

BPS Lombok Timur Evaluasi Layanan Data Transparan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *